SuaraBatam.id - Sebanyak 4 pegawai negeri sipil atau PNS Pemerintah Kota (Pemko) Batam positif Covid-19. Mereka positif COVID-19 setelah libur Idul Fitri kemarin.
Adapun data ini, diketahui dari hasil Swab Test yang dilakukan, Senin (17/5/2021) lalu yang dilaksanakan di dataran Engku Putri, Batam Center.
Walau demikian, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menegaskan bahwa saat ini tidak ada kebijakan memberlakukan kembali Work From Home (WFH) bagi seluruh pegawai.
"Tidak ada Work From Home (WFH). Kalau sudah dirasa badan kurang bagus segera periksakan diri, guna mengantisipasi dini penyebaran," kata Rudi dalam pernyataan persnya, Rabu (19/5/2021).
Untuk itu, Rudi meminta seluruh PNS tetap dan melakukan peningkatan terhadap penerapan protokol kesehatan (Prokes), seiring meningkatnya klaster ASN yang terpapar Covid-19.
Mengenai langkah pencegahan di kalangan PNS, Rudi menyebutkan salah satu caranya adalah tes antigen, dan yang positif langsung diminta isolasi mandiri dan dilakukan tracing terhadap kontak erat.
Rudi mengaku saat ini grafik kasus sudah menurun, meskipun jumlah penambahan kasus lebih banyak dari pada yang sembuh.
"Karena sekarang angka sembuh juga sudah tinggi. Kemarin sempat 700 yang positif, sekarang sudah 588," paparnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin mengatakan usai melaksanakan tes antigen, pegawai yang terdeteksi positif langsung diminta untuk tidak berkerja dan menjalani isolasi mandiri.
Baca Juga: Masyarakat Abai Terapkan Prokes, Wali Kota Batam Masih Selow
"Langsung kita minta tidak masuk kerja dulu. Sebagai langkah antisipasi penyebaran di lingkungan ASN," sebutnya.
ASN diminta untuk lebih mendisiplinkan diri dengan peningkatan protokol kesehatan di lingkungan kerja, keluarga, dan ketika bertugas di luar.
Pegawai juga wajib menjalani tes antigen usai kembali dari luar kota.
"Intinya tetap menjaga diri. Kemarin kita sudah uji, karena pegawai pasti sudah melewati masa lebaran dan bersilaturahmi dengan saudara-saudara mereka," imbuhnya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
4 WNA Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Kapal PT ASL Shipyard di Batam
-
Belasan Nyawa Melayang di Galangan Kapal PT ASL Shipyard: Kelalaian atau Musibah?
-
Rentetan Kecelakaan Kerja di Galangan PT ASL Shipyard Kembali Terjadi, Polisi Turun Tangan
-
Geger Video Bom di Bandara Batam, Kapolda Kepri: Hoaks! Pelaku Sedang Kami Kejar
-
Batavia Prosperindo Lewat RFI Kucurkan Rp200 Miliar Transformasi Mal di Batam
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar