SuaraBatam.id - Penularan Covid-19 di Batam meningkat karenanya ruang rawat pasien terbatas.
Penularan COVID-19 di Batam sudah sampai ke pulau-pulau penyangga.
Bahkan dari tiga kecamatan pulau penyangga, hanya satu yang masih bersih dari paparan virus corona yaitu Galang, sedangkan Kecamatan Belakangpadang berzona merah dengan 16 orang sedang dirawat dan Bulang dengan seorang dirawat.
Sedangkan di pulau utama, seluruh (sembilan) kecamatan di sana bersatus zona merah.
Ketersediaan ruang rawat pasien positif COVID-19 di Kota Batam kian terbatas seiring meningkatnya angka penularan di daerah setempat.
"Ruang rawat masih ada, walau enggak banyak," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi di Batam Kepulauan Riau, Sabtu.
Satgas Penanganan COVID-19 Kota Batam mencatat terdapat 608 orang pasien positif COVID-19 yang masih aktif di kota itu, hingga Jumat malam.
Ada sebanyak 346 orang di antaranya menjalani isolasi mandiri, dan yang lainnya dirawat di 12 rumah sakit yang tersebar di penjuru kota, di antaranya RS Awal Bros sebanyak 50 orang, RS Elisabeth Batam Kota 49 orang, dan RSUD Embung Fatimah 36 orang.
Sedangkan RS Khusus Infeksi Pulau Galang kini tidak lagi merawat warga Batam yang positif COVID-19, karena berkonsentrasi pada perawatan pekerja migran Indonesia, yang juga terpapar virus corona saat pulang dari Malaysia.
Baca Juga: Agam Zona Merah Covid-19, Kapolres: Tutup Objek Wisata
Sementara itu, secara keseluruhan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mencatat total 7.836 warga positif, sebanyak 7.058 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 170 orang meninggal dan 608 lainnya sedang dirawat.
"Tingkat kematian 2,169 persen, tingkat kesembuhan 90,071 persen, dan tingkat kasus aktif 7,759 persen," pungkas Didi. (Antara)
Berita Terkait
-
Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, Rupiah Malah Amblas ke Level Rp16.842!
-
IHSG Jatuh, Tapi Ada yang 'Pesta Pora'
-
Bolehkah Secara Aturan Crazy Rich Beli Pulau-pulau Kecil? Ini Penjelasannya
-
7 Series Action Thriller Vidio Wajib Ditonton, Tak Kalah Seru dari Drakor!
-
Daftar 'Buffer Zone' Lalin Arus Mudik 2025 di Banten Jika Terjadi Kepadatan 'Zona Merah'
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Waspada El Nino, Natuna Tanggap Darurat Bencana Cuaca Ekstrem
-
Desa Empang Baru Tumbuh Dinamis Lewat Ragam Usaha dan Kolaborasi Warga
-
Dari Desa Biasa ke Desa Cerdas, Kisah Sukses Banyuanyar Bangun Ekonomi Mandiri Bersama BRI
-
BRI Gandeng GoPay, Tarik Tunai Kini Bisa Tanpa Kartu di 19.000 ATM
-
18 Ribu Penumpang Diprediksi Padati Bandara Batam di Puncak Arus Balik Hari Ini