SuaraBatam.id - Pemerintah Provinsi Kepri mempersilakan untuk pengelola masjid untuk menggelar salat tarawih pada Bulan Ramadan tahun ini dengan syarat menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Guna mempermudah prosesnya, saat ini Sekretaris Provinsi Kepri TS Arif Fadillah masih mempersiapkan surat edaran yang nantinya dikirim ke kepala daerah di kabupaten dan kota.
"Jamaah harus pakai masker, mengatur jarak shaf, dan menyiapkan sarana cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer," kata Arif kepada Batamnews (jaringan Suara.com), Senin (29/3/2021).
Ia juga mengatakan, Imam, bilal, dan khatib di Batam, Bintan, dan Tanjungpinang yang telah suntik vaksin Covid-19 lebih disarankan menggelar salat tarawih.
Paling baru, saat ini pemerintah pusat sudah mengirim vaksin Covid-19 untuk Provinsi Kepri dengan jumlah sebanyak 5.000 vial atau 50 ribu dosis.
"Saya sudah komunikasi ke mereka (ustad dan ulama), dan mereka setuju. Karena, memang vaksin itu sudah diperbolehkan digunakan dan itu rekomendasi dari MUI," tutupnya.
Berita Terkait
-
Gubsu Edy Gelar Doa Bersama: Hanya Tuhan yang Bisa Ambil Covid-19
-
Efek Samping Vaksin Covid-19, Waspadai Bahaya Reaksi Alergi Ini!
-
Dr Anthony Fauci: Virus Covid-19 Butuh Waktu Beradaptasi di Tubuh Manusia
-
Ilmuwan Sebut Mutasi Covid-19 Bisa Menginfeksi Lagi Setiap 2 hingga 4 Tahun
-
Rahma Ditemukan Gantung Diri di Rumah, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
SPPG di Anambas Ditutup Imbas Ratusan Siswa Keracunan Makanan Gratis
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda