SuaraBatam.id - Bismar Ariyanto, seorang pengamar politik memberikan pandangannya terkait lambatnya pemilihan Wakil Wali Kota atau Wawako Ibu Kota Kepulauan Riau (Kepri). ALhasil posisi ini mengalami kekosongan yang berdampak pada kinerja dan stabilitas pemerintahan di Tanjungpinang.
Dikutip dari Batamnews.co.id, jaringan SuaraBatam.id, saat ini proses pemilihan Wakil Wali Kota Tanjungpinang ada di tangan Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, karena partai pengusung yakni Golkar dan Gerindra sudah mengajukan dua nama bakal calon Wakil Wali Kota sejak November 2020.
Dua nama yang diajukan sebagai calon Wawako itu yakni Ade Angga dari Golkar dan Endang Abdullah dari Partai Gerindra.
"Mari berpikir lebih jernih, kedepankan kepentingan yang lebih besar yaitu masyarakat Kota Tanjungpinang. Selain amanat UU tentang pemerintahan daerah dan UU Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang mengharuskan pengisian jabatan Wakil Wali Kota ini, harus dilihat pengisian jabatan sebagai upaya mewujudkan pelayanan pembangunan, stabilitas pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat," kata Bismar, mantan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang, Rabu (10/3/2021).
Ia membeberkan urgensi pengisian Wawako Tanjungpinang yang dilihat dalam dimensi yang lebih luas yaitu kepentingan masyarakat Kota Tanjungpinang yang mempunyai hak untuk mendapat pelayanan yang baik, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
UU tentang Pemerintah Daerah mengamanatkan bahwa daerah itu dipimpin oleh kepala daerah dan wakil kepala daerah. Ini menunjukkan bahwa keberadaan wakil kepala daerah penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Tag
Berita Terkait
-
Memilih Turun Level Demi Stabilitas: Apakah Downgrade Career Sebuah Kemunduran?
-
Sepatu Lari Apa yang Paling Stabil? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Pelari Pemula dan Pro
-
Warga Natuna Diduga Jadi Tentara Bayaran, Lapangan Kerja di Perbatasan jadi Sorotan
-
Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat
-
Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Warga Batam Diminta Waspada: Kualitas Udara Memburuk, Jarak Pandang Terbatas
-
Bahlil Ungkap Penyebab Blackout PLN Batam: Kemungkinan Kelelawar
-
BRI Borong 36 Penghargaan TBCCI 2026 Berkat Inovasi Layanan BRImo dan Sabrina
-
Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi
-
Warga Nongsa Unjuk Rasa, Protes Air Rumah Mati Tapi di Data Center Mengalir