SuaraBatam.id - Batam, Kepulauan Riau diklaim makin aman dari Covid-19 setelah adanya penurunan kasus infeksi virus Corona dan meningkatnya jumlah warga yang pulih dari penyakit tersebut.
Hal itu disampaikan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam, Kepulauan Riau yang mengatakan bahwa kondisi itu membuat jumlah zona hijau di daerah setempat terus bertambah.
Pada Kamis, tercatat empat kecamatan yang berstatus zona hijau tanpa seorang pun yang masih menderita COVID-19, padahal sehari sebelumnya hanya dua kecamatan yaitu Belakangpadang dan Galang.
Tambahan dua kecamatan zona hijau pada Kamis, yaitu Batuampar dan Bulang.
Sementara itu enam kecamatan lainnya zona kuning yaitu Sekupang, Batuaji, Sagulung, Sei Beduk, Bengkong dan Nongsa. Satu kecamatan lainnya zona merah muda yaitu Lubuk Baja, sedangkan Kecamatan Batam Kota masih zona merah dengan 23 warganya yang dalam perawatan karena COVID-19.
Hingga saat ini, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam mencatat 5.864 warganya positif, sebanyak 5.632 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 151 orang meninggal, dan 81 orang sedang dirawat.
"Tingkat kesembuhan 96,044 persen, tingkat kematian 2,575 persen, dan tingkat kasus aktif 1,381 persen," kata Ketua Bidang Kesehatan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi dikutip dari Antara, Jumat (26/2/2021).
Pada Kamis, tercatat tambahan enam orang positif COVID-19, seorang di antaranya bergejala dan lima orang lainnya tanpa gejala.
"Tambahan sembuh 14 orang," kata dia.
Baca Juga: Upacara Nelu Bulanin Jadi Klaster COVID-19 di Tabanan Bali
Hingga saat ini, pihaknya mencatat telah dilakukan RT PCR terhadap 25.980 orang, sebanyak 20.089 orang di antaranya negatif, 5.864 orang positif dan 27 lainnya masih diproses.
Berita Terkait
-
70 GeNose Ditempatkan di ASDP Seluruh Indonesia, Termasuk di Batam
-
Persiapan Pemkab Tangerang Antisipasi Efek Samping Vaksinasi Covid-19
-
Bali Catatkan Angka Kesembuhan Covid-19 Bertambah 292 Orang
-
Apa Itu Nelu Bulanin? Upacara di Tabanan Bali Jadi Klaster COVID-19
-
Wisata Bali Akan Dibuka, Ancam Deportasi Turis Jika Langgar Prokes
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
SPPG di Anambas Ditutup Imbas Ratusan Siswa Keracunan Makanan Gratis
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda