Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri terpiih, Ansar Ahmad-Marlin Agustina (batamnews)
SuaraBatam.id - Birokrasi di di Pemprov Kepri (Kepulauan Riau) menjadi fokus utama Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau terpilih Ansar Ahmad dan Marlin Agustina, sebagai awal usai pelantikan.
"Fokus utama membenahi birokrasi," ujar Ansar dilansir laman Batamnews, Selasa (23/2/2021).
Selain itu, mengingat jumlah kasus masih belum terkendali membuat penanganan pandemi Covid-19 juga menjadi fokusnya.
Seiring dengan itu, upaya pemulihan ekonomi yang saat ini terpuruk dampak pandemi masuk dalam tugas utamanya.
Namun, dirinya tidak akan menargetkan hasil 100 hari kerja.
"Tidak ada istilah 100 hari kerja, yang ada tiap hari akan bekerja sebaik dan semaksimal mungkin agar bisa bermanfaat dan durasakan masyarakat Kepri," tutup Ansar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Batam Buka Program Pelatihan Gratis untuk 1.984 Pencaker, Yuk Ikutan!
-
Pegadaian Pastikan Ketersediaan Emas Aman dan Dijamin 1 : 1
-
Lewat KPR Subsidi, BRI Bantu MBR Miliki Tempat Tinggal Lewat Program 3 Juta Rumah
-
Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah di Pulau Rempang
-
Transformasi Digital BRI Makin Kuat, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta di 2025