SuaraBatam.id - Jalanan di Kabupaten Bintan dikhawatirkan gelap gulita lantaran dampak dari pemutusan aliran listrik penerangan jalan umum (PJU).
Hal ini merupakan hasil dari langkah PLN Rayon Kijang yang memutus aliran listrik akibat tagihan yang belum dibayarkan pemerintah Bintan sebesar Rp 638 juta.
Namun, tudingan itu ditampik langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Adi Prihantara.
"Sebenarnya tidak nunggak tapi tepatnya telat bayar karena baru 8 hari. Kalau nunggak itu berbulan-bulan," ujar Sekda Bintan, Adi Prihantara, Kamis (28/1/2021).
Pihaknya mengaku sudah menyiapkan uang pembayaran seperti yang diminta PLN sebesar Rp638 juta. Namun, pencairannya terkendala Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) yang belum bisa digunakan di daerah.
"Uangnya sudah ada tapi SIPD lagi bermasalah. Jadi belum bisa dicairkan," jelasnya, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Ia juga mengklaim perkara ini sudah disampaikan pada PLN Rayon Kijang. Ia berharap, PLN bisa mengerti dan memahaminya.
Manager PLN Kijang, Lai Suarni membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan pemadaman PJU. Hal itu terpaksa dilakukan karena Pemkab Bintan menunggak pembayaran kelistrikan.
"Iya benar, kita terpaksa lakuin hal itu karena memang belum ada kejelasan pembayaran dari Pemkab Bintan," ujar Lai Suarni, Rabu (27/1/2021) malam.
Baca Juga: Disdik Tanjungpinang Siapkan Sistem Pembelajaran Tatap Muka Baru
Pemkab Bintan hingga saat ini belum membayar penggunaan listrik untuk PJU pada Januari 2021 sebesar Rp 638 juta.
Meski pihak PLN sudah melayangkan surat ke Pemkab Bintan agar biaya itu segera dibayarkan. Namun, hal itu tidak mendapat tanggapan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ratusan Warga Asing Digerebek di Apartemen Baloi View, Imigrasi Batam Beri Penjelasan
-
Warga Batam Diminta Tampung Air Banyak-banyak, Besok Aliran Mati di Berbagai Wilayah
-
Pengepul Chip dan Pemain Judol di Batam Dibekuk Polda Kepri
-
BBRI Masih Menarik di 2026, Laba Tumbuh dan Kredit Tetap Ngebut
-
Tumbuh 13,7%, BRI Kantongi Laba 15,5 Triliun di Triwulan I 2026