SuaraBatam.id - Sejumlah penerangan jalan umum (PJU) di Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau dilaporkan mati sejak Rabu (27/1/2021) malam.
Berkaitan dengan hal ini, Manager PLN UP3 Tanjungpinang, Suharno mengatakan, pemadaman lampu jalan dilakukan akrena adanya penunggakan biaya.
"Malam sejumlah titik lampu jalan terpaksa dipadamkan manual dan beberapa titik juga sudah ada alat pemutus khusus yang otomatis," kata Suharno ketika dihubungi Batamnews (jaringan Suara.com), Rabu (27/1/2021) malam.
Lebih jauh ia menjelaskan, penerangan jalan umum Pemerintah Tanjungpinang mengalami penunggakan pembayaran selama sebulan sebesar Rp1,2 miliar.
"Belum tahu sampai kapan pemadaman, tergantung pembayaran, semoga pemerintah segera melakukan pembayaran," ujarnya.
Suharno menyebut, PLN tidak jauh berbeda dengan perusahaan lainya, butuh cashflow yang baik dalam menjalankan operasional terlebih dalam kondisi keuangan tengah sulit seperti saat ini.
"Fokus kami saat ini adalah menjaga kehandalan pasokan dan meningkatkan ratio desa berlistrik serta meningkatkan jam operasional di pulau terluar di seluruh provinsi Kepri," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar
-
Batam Siapkan Aturan Pembatasan Gadget bagi Anak-anak