SuaraBatam.id - Warga Dusun Talang Pancah, Desa Buluh Manis, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau, dikejutkan penemuan sesosok mayat tanpa identitas dengan tangan tersangkut di titian parit kebun milik warga setempat.
Dikutip dari Riauonline.co.id, jaringan SuaraBatam.id, jasad lelaki tanpa identitas tadi ditemukan pertama kali oleh warga berinisial A (31) yang akan bekerja membersihkan pelepah di kebun sawit milik juragannya.
Mendapati temuan itu, A (31) lantas menghubungi anak pemilik kebun, dan Kepolisian.
Piket Fungsi Polsek Mandau yang dipimpin Waka Polsek Mandau, AKP Ali Suhud langsung tiba di TKP dan mengamankan TKP, serta memeriksa keterangan dari saksi-saksi. Dilanjutkan ambulans RSUD Mandau yang melakukan evakuasi.
Diangkat dari parit, masyarakat yang berada di sekitar TKP tidak pada yang mengenali sosok lelaki itu.
"Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Mandau untuk dilakukan visum," kata Waka Polsek Mandau, AKP Ali Suhud, Rabu (27/1/2021).
Dari hasil visum yang dipimpin dr. Saleh Wahyudi, pihak RSUD Mandau menyatakan bahwa saluran pernapasan terdapat sampah lumpur, tanda luka sulit dinilai, tidak terdapat lebam atau tanda-tanda trauma, mulut dalam keadaan tertutup dan lidah tergigit, hidung keluar darah dan tidak dijumpai patah tulang.
"Kesimpulannya, mayat itu diperkirakan lama kematian di bawah delapan jam dan perkiraan umur sekitar 48-55 tahun," jelas Waka Polsek Mandau.
Sementara itu, tanda lahir yang dimiliki lelki tanpa identitas ini adalah tahi lalat di sebelah pundak kiri dekat leher.
Baca Juga: Disuntik Vaksin Covid-19 Kedua, Tokoh NU Riau: Yang Pertama Sempat Demam
Kekinian, jenazah dititipkan di lemari pendingin kamar mayat RSUD Mandau.
"Keterangan dari pihak RSUD, apabila selama satu Minggu tidak ada keluarga yang menjemput, maka jenazah akan dimakamkan oleh Pihak RSUD," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Petaka di Pelabuhan Tanjung Buton: Jembatan Ambruk, Avanza Hanyut, dan Alasan di Balik Tragedi
-
Rilis Akhir Tahun 2025 Polda Riau: Kejahatan Anjlok, Perang Lawan Perusak Lingkungan Makin Sengit
-
Karir Ambyar! Brigadir YAAS Dipecat Polda Kepri Usai Aniaya Calon Istri yang Hamil
-
KPK Amankan Uang Rp 400 Juta saat Geledah Rumah Dinas Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto
-
Kebun Sawit di Papua: Janji Swasembada Energi Prabowo yang Penuh Risiko?
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar