SuaraBatam.id - Pasien Covid-19 di Kota Pangkalpinang terus mengalami peningkatan secara segnifikan. Hal ini membuat Pemerintah setempat kembali membuka gedung Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Bangka Belitung sebagai tempat karantina bagi pasien corona.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Masagus Hakim mengungkapkan, tempat karantina di gedung LPMP memiliki kapasitas 48 kamar tidur dan sudah dapat digunakan untuk memberikan pelayanan kepada pasien Covid-19 di kota dengan selogan beribu senyuman tersebut.
"Ada 48 kamar yang disediakan untuk karantina pasien Covid-19 Pangkalpinang. Mulai hari ini sudah bisa digunakan,"ujar Hakim dihubunggi suara.com, Selasa (5/1/2021).
Hakim mengatakan, Pemkot Pangkalpinang sebelumnya berusaha meminta bantuan kepada pemerintah Provinsi terkait biaya operasional gedung LPMP tersebut, namun sayangnya tidak dipenuhi.
"Alhamdulillah walaupun ditolak Provinsi, tapi PT Timah berkenan membantu biaya operasional setelah Pak Wali meminta bantuan PT Timah."terangnya.
Sementara itu Walikota Pangkalpinang, Maulana Aklil berupaya memutus penyebaran virus corona di wilayahnya dengan membentuk kader pengawasan Covid-19 ditingkat RT dan RW diseluruh Kelurahan. Pembentukan kader itu dilakukan, Senin (4/1/2021), kemarin.
"Sudah kami siapkan kader pengawas diseluruh RT, mudah-mudahan penyebaran Covid-19 di Pangkalpinang dapat diatasi,"terangnya.
Sebelumnya Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah menegaskan angka orang terkonfirmasi positif corona di Kota Pangkalpinang mencapai 940 kasus dengan kasus orang meninggal sebanyak 16 orang. Hal itu perlu disikapi dengan seksama mengingat Pangkalpinang merupakan barometer kabupaten yang ada di Babel.
"Inilah yang terjadi saat ini. Dan bukan lagi warning tapi sudah betul - betul lampu merah bagi kita semua,"ujar Wagub saat memimpin rapat bersama Satgas Covid-19 Provinsi dan Kota Pangkalpinang, Senin (4/1/2020), kemarin.
Baca Juga: Tambah 1.824 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta Capai 192.899 Orang
Dalam kesempatan itu juga Wagub Abdul Fatah meminta kepada pemerintah Kota Pangkalpinang untuk menyampikan langkah-langkah dalam mengatasi penyebaran corona di Pangkalpinang termasuk tempat isolasi bagi pasien yang terkonfirmasi positif.
Kontributor : Wahyu Kurniawan
Berita Terkait
-
Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia: Diduga Kebocoran Bakteri Pes, Bakal Ada Wabah Baru?
-
Terbukti Salahgunakan Izin Tinggal, 2 Pemain Asing Asal Ghana dan Kamerun Dideportasi dari Indonesia
-
Pilkada Ulang Pasca-Kemenangan Kotak Kosong, Bawaslu 'Pelototi' 315 TPS di Pangkalpinang
-
Pilkada Ulang Rawan 'Pemilih Siluman', Bawaslu Perintahkan Pengawas Jeli Sisir DPT Pangkalpinang
-
Kena OTT Warga, Pilkada Ulang Kota Pangkalpinang Diduga Diwarnai Aksi Politik Uang
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
BRI Borong 36 Penghargaan TBCCI 2026 Berkat Inovasi Layanan BRImo dan Sabrina
-
Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi
-
Warga Nongsa Unjuk Rasa, Protes Air Rumah Mati Tapi di Data Center Mengalir
-
Pemadaman Listrik Total, Warga Tanjungpinang dan Bintan Bakal Gelar Aksi
-
Blackout Hari Ketiga, Warga Bintan Kesulitan Air Bersih dan Komunikasi