SuaraBatam.id - Kota Batam masih zona merah virus corona. Di sana ada 3.496 orang terinveksi COVID-19.
Tambahan kasus baru Corona harian di Batam, Kepulauan Riau kembali menyentuh dua digit. Per Selasa (17/11/2020) terdapat 58 kasus baru.
Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam merinci ke-58 kasus baru ini terdiri 13 kasus bergejala, 40 kasus tanpa gejala dan 5 kasus kontak erat.
Akumulasi kasus Corona di Batam pun meningkat dan mencapai 3.496 kasus.
Untuk kasus aktif mencapai 637 orang. Para pasien ini kini menjalani perawatan dan isolasi mandiri.
Angka kematian akibat Covid-19 juga mengalami peningkatan 1 kasus menjadi 89 kasus.
Pada hari ini, Tim Gugus Tugas Covid-19 juga melansir jumlah pasien sembuh Corona sebanyak 26 orang.
Bertambahnya pasien sembuh ini mendongkrak jumlah kesembuhan akumulatif menjadi 2.770 orang.
Pertambahan 58 kasus baru kembali mengubah peta risiko Corona di Batam. Sembilan kecamatan di Batam kembali menjadi zona merah.
Baca Juga: Pria Gantung Diri di Pohon Hutan Dam Duriangkang Batam
Satu kecamatan di Pulau Batam yang tergolong fluktuatif secara zonasi Corona adalah Batuampar. Sehari sebelumnya, kecamatan ini sempat menyandang zona oranye.
Secara rinci, di Batam Kota terdapat akumulasi 774 kasus dengan 152 kasus aktif. Lalu, Sagulung terdapat 446 kasus dengan 86 kasus aktif.
Kecamatan Batuampar terdapat 134 kasus dengan 22 kasus aktif. Di Lubuk Baja ada 239 kasus dengan 54 kasus aktif.
Kemudian di Bengkong tercatat ada 261 kasus dengan 54 kasus aktif. Sedangkan di Nongsa, terdapat 183 kasus dengan 26 kasus aktif.
Di Batuaji terdapat 370 kasus dengan 53 kasus aktif. Kecamatan Sekupang mencatatkan 549 kasus dengan 115 kasus aktif.
Terakhir di Sei Beduk, terdapat 525 kasus dengan 57 kasus aktif.
Sedangkan zona kuning disandang dua kecamatan yakni Belakangpadang dan Bulang.
Untuk Kecamatan Galang masih mempertahankan status zona hijau.
Berita Terkait
-
Upaya Pemadaman Karhutla di Batam
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
Resmikan Kantor PPID, Mendagri: Peluang Pasarkan Produk Kerajinan Daerah
-
Tutup Rakernas XVII APKASI, Mendagri Ajak Kepala Daerah Atasi Persoalan Bangsa
-
Kejari Batam: Kasus TPPO dan PMI Ilegal Marak, Lima Hingga Sepuluh Perkara Tiap Bulan
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Batam Buka Program Pelatihan Gratis untuk 1.984 Pencaker, Yuk Ikutan!
-
Pegadaian Pastikan Ketersediaan Emas Aman dan Dijamin 1 : 1
-
Lewat KPR Subsidi, BRI Bantu MBR Miliki Tempat Tinggal Lewat Program 3 Juta Rumah
-
Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah di Pulau Rempang
-
Transformasi Digital BRI Makin Kuat, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta di 2025