SuaraBatam.id - Densus 88 berhasil mengamankan seorang anggota dari Jamaah Anshaarut Daulah (JAD) pada Jumat (6/11/2020) lalu di kawasan Punggur Kota Batam.
Pria berinisial MA alias Abu Fatih (34) itu ditangkap bersama 5 orang lainnya di tempat berbeda, yakni Lampung dan Sumbar.
Saat diamankan, polisi juga menemukan barang bukti berupa senjata rakitan dan sejumlah peralatan yang dicurigai untuk membuat bom.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono menerangkan, terduga terorisme yang ditangkap pada 6 dan 7 November 2020 itu, sempat berencana untuk menyerang aparat kepolisian yang berdinas di Polsek. Polisi menduga itu sebagai aksi amaliyah.
"Tersangka MA alias Abu Fatih (34) merencanakan amaliyah dengan kakaknya atas nama AD (sudah ditangkap) JAD Sumbar untuk membunuh anggota Polsek Akabiluru (di Kecamatan Limapuluh Kota, Provinsi Sumbar) dengan menggunakan senpi rakitan laras pendek dan senapan angin PCP milik AD," kata Awi kepada wartawan, Senin (9/11/2020).
MA yang ditangkap pada Jumat (6/11/2020) di Batam tersebut tergabung dalam organisasi Jamaah Anshor Daulah (JAD) Batam. Sementara AD yang merupakan kakak dari MA ditangkap di Payukumbuh, Sumatera Barat pada hari yang sama.
Awi menyebut, pada 2014 lalu MA diketahui sempat berpindah ke Palu dengan kakaknya, berinisial AD. Disana mereka bergabung dengan kelompok teroris MIT Poso selama 6 bulan.
Bahkan, guna melancarkan aksi jihadnya, MA dan AD sempat merencanakan untuk membuat bom menggunakan bahan serbuk putih. Mereka juga sempat berencana untuk hijrah ke FIlipina.
"Ada komunikasi dengan M. Sawili alias Ilham alias Abu Aisyah dengan pembahasan dirinya ingin gabung dengan MIT," kata dia, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Baca Juga: Pimpinan Ponpes Klarifikasi, Terduga Teroris yang Ditangkap Bukan Pendiri
Dalam perkara ini, MA dan AD dijerat Pasal 15 Jo Pasal 7 dan Pasal 13 huruf c UU No. 5 Tahun 2018 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 1 Tahun 2002 tentang pemberantasan Terorisme dengan ancaman pidana penjara paling lama seumur hidup.
Selain itu, ia juga dijerat Pasal 1 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api / amunisi dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun.
MA diketahui beralamat di Perumahan Citra Laguna Tahap III Blok G2 No.17 RT 05 RW 23, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam.
Sejumlah barang bukti juga diamankan polisi dari TKP, seperti senjata rakitan yang belum sempurna, dua busur panah, lima anak panah, dua buah sangkur, mesin solder, plastik berisi bubuk putih dan belerang, adapter, pegas per, hingga jepitan las.
Berita Terkait
-
Ngaku Mau Jualan Es Krim, Terduga Teroris Diamankan Densus 88 di Lebak
-
Tangkap Teroris, Polisi Sita Bahan Peledak di Perumahan Armendo Raya Batam
-
Teroris Abu Al Fatih Ditangkap di Batam, Anggota Jamaah Ansharut Daulah
-
Densus 88 Ciduk Satu Terduga Teroris Anggota Anshor Daulah di Sumbar
-
Pimpinan Ponpes Klarifikasi, Terduga Teroris yang Ditangkap Bukan Pendiri
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Viral Pungli di Jembatan Barelang Batam, Penertiban Dilakukan Besok
-
Pemprov Kepri Buka Suara Jawab Isu Pengurangan Ribuan PPPK
-
BRI Pastikan Seluruh Aktivitas Bisnis Dijalankan Transparan dan Hati-hati
-
Perkuat Ketahanan Ekonomi Purna PMI, BRI Peduli Gelar Pelatihan Wirausaha di Cirebon
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal