SuaraBatam.id - Teroris ditangkap di Kota Batam. Terduga teroris itu adalah anggota Jamaah Anshor Daulah.
Terduga teroris itu berinisial MA alias Abu Al Fatih. Dia ditangkap di Punggur, Kota Batam.
Hal itu dikatakan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, dalam keterangan tertulis, Minggu (8/11/2020).
"MA alias Abu Al Fatih ditangkap di akses jalan keluar dari Perumahan Armendo Raya, Punggur. Dia termasuk kelompok Jamaah Ansharut Daulah," tutur Awi.
Selain itu, Densus 88 menangkap 5 orang lainnya di berbagai daerah. Selain MA lima lainnya ditangkap di Lampung dan Sumatera Barat.
Densus menangkap 4 orang di lampung. Dua di antaranya berinisial SA dan I, yang tergabung dalam kelompok Imarudin di bawah pimpinan Para Wijayanto.
Dari kedua pelaku, polisi menyita 21 barang bukti.
"Inisial SA, merupakan anggota kelompok Jamaah Islamiah dari bidang Kosin, yang tergabung dalam kelompok IMARRUDIN (Banten) di bawah kepemimpinan Para Wijayanto yang diduga sebagai Kosin Wilayah Lampung dan I terlibat dalam pemberian Dana Kepada Imarudin," terang Birgjen Awi.
Sedangkan dua orang lainnya, yakni inisial S dan RK, terlibat dalam kelompok Adira Lampung. Dari keduanya, disita 56 barang bukti.
Baca Juga: Densus 88 Ciduk Satu Terduga Teroris Anggota Anshor Daulah di Sumbar
"S merupakan Bendahara Struktur Adira Lampung. RK adalah sekretaris struktur Adira Lampung," sebutnya.
Di wilayah Sumatera Barat, polisi menangkap satu terduga teroris berinisial AD. Terduga ini termasuk kelompok Anshor Daulah Sumatera Barat.
"AD alias S Parewa alias Abu Singgalang termasuk dalam kelompok Anshor Daulah Sumatera Barat," ujarnya.
Terkait hal ini, Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan, mengaku belum mendapat informasi tersebut.
“Teroris di Batam? Belum monitor saya. Biasanya kalau ada penangkapan seperti itu, dari Mabes Polri," ucapnya, Minggu (8/11/2020)
“Nanti kalau sudah ada pemberitahuan, akan saya sampaikan,” katanya singkat.
Berita Terkait
-
Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional
-
Jejak Ulta Levenia dari Peneliti Teroris Jadi Deputi Bakom Kini Ramai Gegara Teori Konspirasi
-
Berburu Kuliner Legendaris di Batam: Kelezatan Mie Tarempa dan Luti Gendang
-
Dugaan E-Waste di Batam: Saat Indonesia Jadi Tempat Transit Sampah Dunia
-
Tiru Inggris dan AS, RUU Perampasan Aset Bakal Sasar Bandar Narkoba Hingga Teroris
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI
-
Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam
-
Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap
-
Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas
-
Indonesia Sports Industry of the Year 2026 untuk BRI, Komitmen Majukan Olahraga Indonesia