SuaraBatam.id - Sebuah perusahaan di Tiongkok mendapatkan cemoohan dari warganet. Pasalnya, perusahaan yang belum diketahui namanya tersebut membatasi waktu karyawannya untuk buang air.
Hal itu dilakukan pihak perusahaan dengan memasang pengatur waktu atau timer di toilet karyawan.
Berdasarkan Kwong Wah Daily --Media setempat, sejumlah gambar yang menunjukkan toilet di prusahaan itu viral di media sosial Weibo.
Foto dan rekaman video tersebut lanta memancing amarah netizen dan menduga perusahaan tersebut membatasi karyawan saat menggunakan toilet.
Tak lama setelah postingan tersebut menjadi viral, melansir Batamnews --jaringan Suara.com, perusahaan tersebut mengklarifikasi alasan mereka memasang timer.
Dalam sebuah pernyataan, mereka menyebut bahwa pengatur waktu itu hanya dipasang di satu bilik toilet untuk sebuah penelitian.
Menurut mereka, studi tersebut sangat penting karena jumlah toilet di dalam gedung kantor itu terbatas sehingga, karyawan harus mengantre untuk pergi ke toilet.
Mereka beralasan struktur bangunan kantor mereka tidak dapat membangun lebih banyak toilet.
Sehingga, untuk menentukan berapa banyak toilet portabel yang perlu dipesan, mereka memasang pengatur waktu untuk melihat berapa kali toilet digunakan dalam sehari dan durasi pemakaian.
Baca Juga: Tak Sadar Ada CCTV, Sejoli Ini Berbuat Tak Senonoh di Gang Sempit
Berita Terkait
-
Tak Sadar Ada CCTV, Sejoli Ini Berbuat Tak Senonoh di Gang Sempit
-
SIM Kusir Dokar Jadul Viral di Media Sosial, Netizen: Kayak Kartu Ebtanas!
-
Video Cewek Pamer Ratusan Mantan, Publik: Itu Mantan Apa Ternak Lele?
-
Fungsi Lain Wiper Mobil Bikin Salah Fokus, Kreatif Juga Idenya
-
Anti Mainstream, Warganet Ini Gunakan Mesin Cuci untuk Hal Tak Terduga
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar