SuaraBatam.id - Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dollar AS pada Rabu (14/10/2020) dibuka menguat, meski sejumlah aksi demo di dalam negeri dalam rangka menolak Undang-undang (UU) Cipta Kerja terus terjadi hingga sejumlah kericuhan di berbagai daerah.
Merujuk pada data yang dibagikan Bloomberg, rupiah dibuka menguat di level Rp 14.707 per dollar AS dibanding penutupan Selasa kemarin yang berada di level Rp 14.725 per dollar AS.
Namun, meski begitu, Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, rupiah akan mendapatkan sentimen negatif dari aksi massa penolakan UU Cipta Kerja yang kemarin sempat ricuh.
"Selain itu, faktor stimulus AS yang menemui kebuntuan setelah semalam Partai Demokrat menolak proposal stimulus Pemerintah senilai 1,8 triliun dollar AS dan bersikukuh dengan proposalnya senilai 2,2 triliun dollar AS juga turut memberikan sentimen," ujar Ariston dalam riset hariannya, Rabu (14/10/2020).
Ia juga menambahkan, proyeksi pertumbuhan Indonesia yang lebih negatif dari IMF juga bisa memberikan tekanan untuk rupiah.
Berita Terkait
-
Polisi Ancam Persulit Anak STM Tangerang Bikin SKCK Jika Ikut Demo
-
Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Melemah Usai Ricuhnya Demo Kemarin
-
Brutal! Diserang Polisi Saat Demo, 4 Relawan Medis Muhammadiyah Terluka
-
Imbas Rusuh Demo Omnibus Law: Markas GPII Dirusak, Sejumlah Kader Ditangkap
-
DPR Serahkan Draf Final UU Ciptaker ke Jokowi, IHSG Menguat
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Kasus ISPA Batam Melonjak Akibat Kabut Asap, Anak dan Lansia Paling Rentan
-
Polda Kepri Resmi Larang Personel Gunakan Rokok Elektrik
-
Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik
-
Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy
-
KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi