SuaraBatam.id - Ratusan ribu daftar warga di Batam terpaksa dicoret oleh pihak KPU Kepri lantaran tidak ememnuhi syarat pemilih. Anggota KPU Kepri Priyo Handoko di Tanjungpinang, Sabtu (10/10/2020) mengatakan, pencoretan daftar nama warga itu dilakukan dalam tahapan pencocokan dan penelitian data pemilih.
"Pencoretan data warga dilakukan saat tahapan pencocokan dan penelitian data pemilih menuju Daftar Pemilih Sementara (DPS), bukan menuju Daftar Pemilih Tetap (DPT)," tegasnya, melansir Antara.
Pihak KPU Kepri juga memberi kode 1-7 khusus untuk warga yang tidak memenuhi persyaratan. Kode I menandakan orang tersebut sudah meninggal dunia, 2 ganda, 3 di bawah umur, 4 pindah domisili, 5 tidak dikenal, 6 TNI, 7 Polri, 8 hak pilih dicabut dan 9 bukan penduduk setempat.
Total ada 136.987 warga Batam yang bermasalah. Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) menemukan warga yang pindah domisili sebanyak 165.072 orang.
Sementara, warga tak dikenal juga mencapai 115.675 orang, dengan mayoritas berasal dari Batam, yakni mencapai 98.572 orang.
"Terkait kode 4 dan kode 5, PPDP tidak sembarangan mencoret. Mereka sudah berupaya untuk mengonfirmasi tetangga kanan, kiri, depan, belakang, termasuk Pak RT atau jajaran pengurus RT/RW," ujarnya.
Memastikan status dari data pemilih bersangkutan. Memang banyak yang masuk kode 4, pindah domisili dan tak tahu pindahnya ke mana serta kategori 5 tak dikenal sehingga, memenuhi unsur untuk dicoret," imbuhnya.
Terkait hal ini, melalui DPS menuju DPT ini, KPU kabupaten/kota sudah berupaya untuk menjaring warga yang masih tercecer alias belum masuk daftar pemilih, mulai membuka posko di setiap sekretariat PPS/PPK sampai melaksanakan uji publik.
"Dari pemilu ke pemilu, pilkada ke pilkada seperti itu. Bisa jadi banyak warga sempat ber-KTP Batam, tapi sudah meninggalkan Batam tanpa mengurus administrasi kependudukan," katanya.
Baca Juga: Jelang Hari Santri di Tengah Pandemi, Begini Strategi Pemkot Batam
Priyo Handoko menyebut, KPU Kepri telah menetapkan DPS di wilayah itu ada 1.163.557 orang dengan calon pemilih dalam DPS terdiri dari laki-laki sebanyak 582.523 orang dan perempuan 581.034 orang.
Sementara, DPS di Kepri tersebar di Batam sebanyak 584.691 orang, Kepulauan Anambas 31.625 orang, Natuna 52.810 orang, Lingga 70.594 orang, Tanjungpinang 149.174 orang, Karimun 165.133 orang dan Bintan 109.530 orang.
"Jumlah pemilih terbanyak di Batam, sama seperti pemilu maupun pilkada sebelumnya," katanya.
Ia menambahkan, calon pemilih tersebut tersebar di-76 kecamatan dan 417 desa atau kelurahan. Kecamatan di Kepri terdiri dari Batam 12 kecamatan, Anambas 10 kecamatan, Natuna 15 kecamatan, Tanjungpinang empat kecamatan, Bintan 10 kecamatan, Lingga 13 kecamatan, dan Karimun 12 kecamatan.
Sementara desa dan kelurahan di Kepri tersebar di Batam sebanyak 64, Anambas 54, Natuna 77, Lingga 82, Karimun 71, Tanjungpinang 18, serta Bintan 51 desa dan kelurahan.
Saat ini, jumlah TPS di Kepri mencapai 4.054, tersebar di Bintan sebanyak 351, Tanjungpinang 443, Karimun 554, Lingga 242, Natuna 170, Anambas 119 dan Batam sebanyak 2.175.
Berita Terkait
-
Jelang Hari Santri di Tengah Pandemi, Begini Strategi Pemkot Batam
-
Kronologi Penembakan Perampok Spesialis Pecah Kaca Mobil di RSBK Batam
-
Tengku Zul: Kalau saat Pemilu Pilih Wakil Rakyat Karena Uang, Jangan Kecewa
-
Ruang Isolasi Covid-19 Disiapkan di Destinasi Wisata Batam
-
Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Anggota DPRD Batam Ini Siap Dipecat
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Warga Batam Diminta Tampung Air Banyak-banyak, Besok Aliran Mati di Berbagai Wilayah
-
Pengepul Chip dan Pemain Judol di Batam Dibekuk Polda Kepri
-
BBRI Masih Menarik di 2026, Laba Tumbuh dan Kredit Tetap Ngebut
-
Tumbuh 13,7%, BRI Kantongi Laba 15,5 Triliun di Triwulan I 2026
-
Selisih Gadai Mobil, Pria di Batam Dikeroyok Debt Collector