SuaraBatam.id - Aksi penolakan terhadap UU Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disahkan DPR RI terus dilakukan di berbagai daerah di Indonesia.
Salah satunya terjadi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Pulau Bintan mendatangi gedung DPRD Kepri, Kamis (8/10/2020).
Dengan membawa beragam atribut dan meneriakkan yel-yel penolakan, mereka menggeruduk gedung DPRD Kepri.
Bahkan, ratusan mahasiswa tersebut nekat menerjang pagar kawat berduri yang dipasang pihak kepolisian di akses jalan menuju pintu masuk Kantor DPRD Kepri.
"Untuk menyampaikan aspirasi hari ini kita dipagar dengan pagar berduri, padahal kita ingin mengunjungi para perwakilan yang diberikan amanah oleh rakyat," teriak orator massa, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Terpantau hingga sekira pukul 12.00 WIb tadi, situasi makin memanas, massa nampak menarik dan menerjang kawat berduri. Hingga saat ini para unjuk rasa masih bertahan dan mencoba untuk menerobos pagar kawat berduri.
Berita Terkait
-
Sejumlah Kantor Parpol di Banten Dilabeli "Penghianat Rakyat" Oleh Massa
-
Bekuk Puluhan Remaja Telanjang Dada di DPR, Polisi Larang Jurnalis Meliput
-
Antisipasi Bentrok, Polisi Tangkap Puluhan Pelajar yang Hendak Demo di DPR
-
Benarkah Upah Dihitung per Jam Dalam Omnibus Law Cipta Kerja? Ini Faktanya
-
Bekuk 50 Anak STM, Polisi: Ramai di Media, Padahal Tak Ada Demo di DPR
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI