SuaraBatam.id - Sehari setelah melakukan aksinya, kawanan penjambret yang melukai seorang perempuan di Tanjungpinang, Kepulauan Riau berhasil dibekuk.
Pelaku terpaksa dihadiahi timah panas oleh polisi karena mencoba kabur saat ditangkap pada Rabu (7/10/2020).
Pelaku yang belum diketahui namanya tersebut ditangkap tidak lama setelah Polres Tanjungpinang membentuk sebuah tim pemburu jambret jalanan.
Merujuk pada informasi yang dihimpun Batamnews (jaringan Suara.com), pelaku sempat melawan petugas saat hendak ditangkap sehingga polisi terpaksa melakukan tindakan terukur.
Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang , AKP Rio Reza Parindra membenarkan telah menangkap pelaku penjambret yang meresahkan masyarakat Tanjungpinang.
"Benar tadi pagi ditangkap tim gabungan, masih dalam pengembangan nanti kami sampaikan lebih lanjut," katanya.
Kapolres Tanjungpinang, AKBP Muhammad Iqbal juga mengatakan, pihaknya telah membentuk tim khusu kejahatan jalanan yang terdiri dari personel Satuan Reskrim, Satuan Intelkam, dan Satuan Sabhara.
“Sudah bentuk tim khusus, masih diselidiki, laporannya ada,” kata Iqbal, Rabu (7/10/2020).
Tim khusus tersebut akan fokus melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk memburu jambret. Selain itu, ia menambahkan, petugas gabungan melakukan pemantauan di wilayah rawan kejahatan.
Baca Juga: Terekam, Prajurit TNI Rusak Kaca Mapolsek Ciracas Pakai Senjata Airsoft Gun
“Keterangan korban, saksi dan perkembangan penyelidikan terus kami evaluasi nanti. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah terungkap ini,” ungkapnya.
Dikabarkan sebelumnya, seorang wanita luka-luka usai dijambret di Jl Cempedak, Kelurahan Kampung Baru, Kota Tanjungpinang, Senin (5/10/2020) petang, sekitar pukul 18.15 WIB.
Wanita bernama Arina itu terjatuh dari sepeda motor yang ia kendarai usai jambret menyeret tas sandang miliknya. Akibatnya ia menderita luka di kepala hingga beberapa bagian tubuhnya.
Berita Terkait
-
Terekam, Prajurit TNI Rusak Kaca Mapolsek Ciracas Pakai Senjata Airsoft Gun
-
Terlibat Jaringan Narkoba Internasional, Narji Dibekuk Polisi di Medan
-
Diduga Anarko, Puluhan Pelajar di Depan Gedung DPR Kabur Dikejar Aparat
-
Polisi Amankan 18 Pemuda di Kolong Semanggi, Diduga Kelompok Anarko
-
Terungkap! Sejumlah TKA China di Bintan Ternyata Bukan Tenaga Ahli
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar