- AKBP Netty Rosdiana Siagian resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari institusi Polri melalui akun Instagram pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
- Sebelumnya, Netty pernah menjadi sorotan publik akibat memberikan komentar kritis terhadap video Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di media sosial.
- Perwira menengah berprestasi akademik tinggi tersebut menjabat terakhir sebagai Kabagrenmin Ditreskrimum Polda Metro Jaya sebelum meninggalkan kepolisian.
SuaraBatam.id - Nama AKBP Netty Rosdiana Siagian kembali menjadi perbincangan publik setelah mengumumkan keputusannya meninggalkan institusi Polri melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu (31/10/2026) malam.
Dalam unggahannya, Netty mengisyaratkan bahwa keputusan tersebut bukan perkara mudah. Namun, ia menegaskan ada prinsip dan suara hati nurani yang harus tetap dipertahankan.
Pengumuman itu kembali mengingatkan publik pada sosok perwira menengah Polri yang dikenal memiliki rekam jejak prestasi sekaligus pernah menjadi sorotan karena kritiknya terhadap Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya yang masih berpangkat mayor ketika itu.
Sebelum mengumumkan pengunduran dirinya, Netty pernah menjadi perhatian warganet setelah memberikan komentar terhadap video Letkol Teddy yang beredar di media sosial.
Video yang diunggah akun Instagram @paskisanya19 tersebut memperlihatkan Teddy melewati sejumlah petinggi TNI, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI.
Sikap Teddy dalam video itu dinilai sebagian warganet terkesan acuh dan kurang sopan terhadap para petinggi TNI.
Melansir Batamnews--jaringan Suara.com, Netty kemudian menuliskan komentar singkat yang langsung menarik perhatian pengguna media sosial.
"Sudah lupa daratan."
Komentar tersebut memicu beragam tanggapan warganet.
Sebagian pengguna media sosial menganggap sikap yang ditampilkan dalam video tersebut tidak pantas, terutama karena melibatkan sejumlah pejabat tinggi negara.
Perwira Polwan dengan Segudang Prestasi
Di lingkungan kepolisian, Netty bukan sosok yang asing. Ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk Kapolsek Sunda Kelapa pada 2018.
Selain perjalanan kariernya di kepolisian, Netty juga dikenal memiliki latar belakang pendidikan yang kuat. Ia berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dengan predikat cum laude.
Pada 2021, Netty menerima penghargaan Indonesia Women Excellence Award dari Indonesia Award Magazine.
Saat menerima penghargaan tersebut, ia menyampaikan apresiasi sekaligus mempersembahkannya untuk Polri.