- Portal SPMB Kota Batam diduga mengalami kebocoran data pribadi milik 1.495 orang akibat serangan peretasan celah keamanan IDOR.
- Pemkot Batam bersama BSSN sedang melacak pelaku peretasan melalui investigasi IP address serta titik lokasi serangan siber tersebut.
- Instansi publik diminta memperketat verifikasi data sebagai langkah mitigasi agar tidak terjadi penyalahgunaan informasi para calon siswa.
Rudi mengklaim infrastruktur data Pemkot Batam merupakan salah satu yang terbaik di Provinsi Kepulauan Riau.
Namun, tingginya intensitas trafik pada aplikasi SPMB selama musim pendaftaran sekolah menjadikannya sasaran empuk.
Pihaknya belum mengetahui apakah motif pelaku murni mencuri data atau sekadar membuat kegaduhan.
Saat ini, portal SPMB Batam dipastikan telah pulih dan tetap beroperasi normal setelah tindakan mitigasi dilakukan. Rudi mengimbau orang tua siswa agar tidak panik berlebihan.
"Kami berharap orang tua siswa tidak gamang dan khawatir berlebihan. Teruskan pendaftaran anak-anaknya, teruskan prosesnya, sembari kami di pemerintahan menyelesaikan permasalahan ini hingga tuntas," tutup Rudi.