Kirim Barang Jalur Pelayaran dari Batam ke China Bisa Langsung tanpa Perantara Singapura
Itikaf Rasulullah SAW
Terlebih, pada 10 malam terakhir Ramadhan, Nabi Muhammad SAW semakin giat dalam beribadah dan beliau selalu melaksanakan itikaf. Hal ini menunjukkan keistimewaan 10 hari terakhir Ramadhan dan peluang besar untuk mendapatkan malam lailatul qadar.
Meningkatkan Kualitas Ibadah
Baca Juga:Kombes Agus Terancam Hukuman Seumur Hidup karena Kepemilikan Narkoba di Batam
Nabi Muhammad SAW menjadikan 10 hari terakhir Ramadhan sebagai waktu yang istimewa untuk meningkatkan kualitas ibadahnya. Nabi tidak hanya beribadah sendiri, tetapi juga mengajak keluarganya untuk ikut serta.
berdasarkan HR At-Tirmidzi: Nabi Muhammad SAW membangunkan keluarganya untuk mempersiapkan keperluan itikaf dan mengencangkan ikat pinggangnya sebagai tanda kesungguhan dalam beribadah.
Bahkan, kebiasaan itikaf Nabi Muhammad SAW dilanjutkan oleh istri-istri beliau setelah Nabi Muhammad SAW wafat.
Dalam hadis lain, Nabi Muhammad SAW tercatat memperpanjang waktu itikaf di tahun terakhir beliau wafat. Itikaf yang biasanya dilakukan selama 10 hari, di tahun terakhir wafatnya, Nabi Muhammad SAW melaksanakan selama 20 kali.
Keutamaan Itikaf
Baca Juga:Kirim Barang Jalur Pelayaran dari Batam ke China Bisa Langsung tanpa Perantara Singapura
- Mendekatkan diri kepada Allah SWT
- Mendapatkan pahala yang berlimpah
- Menjauhkan diri dari kesibukan duniawi dan fokus pada hal-hal spiritual
- Mari Kita Ikuti Sunah Rasulullah SAW
Marilah kita manfaatkan sisa Ramadhan dengan sebaik-baiknya. Mengikuti sunah Rasulullah SAW dengan memperbanyak ibadah, yang salah satunya dengan melakukan itikaf. Semoga Allah SWT memudahkan dan memberikan kita kekuatan untuk meraih pahala yang berlimpah di bulan suci. Amin.