Warga Protes Pelayanan Air Bersih, Kepala BP Batam Tolak Tandatangani Perjanjian

Sebagai gantinya, warga perumahan tersebut diberikan mobil tangki air, dengan Risma hanya mendapat jatah 2 ember saja.

Eko Faizin
Selasa, 08 November 2022 | 11:58 WIB
Warga Protes Pelayanan Air Bersih, Kepala BP Batam Tolak Tandatangani Perjanjian
Warga Perumahan Putra Jaya Tanjunguncang mendatangi Kantor BP Batam. [Suara.com/Partahi]

Ia juga mengaku heran dengan sistem suplai air di daerah dekat perumahannya, pasalnya karena suplai air di perusahaan dekar kawasan perumahan mereka lancar selama 24 jam.

Terpisah, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi hanya dapat menjanjikan penyelesaian masalah air di Perumahan Putera Jaya Tanjunguncang.

"Saya tidak mungkin main-main. Janji adalah hutang yang harus saya selesaikan. Kami serius ingin menyelesaikan masalah ini," kata Rudi saat menemui warga.

Muhammad Rudi menjelaskan, pihaknya sedang mengupayakan dua solusi untuk mengatasi permasalahan itu.

Pasalnya, kondisi pipa saluran air di Batam telah menghawatirkan karena berusia 25 tahun.

Pertama Rudi sedang mengupayakan perbaikan dan pembangunan Water Treatment Plan (WTP) baru menambah produksi air di Kota Batam.

Untuk perbaikan WTP membutuhkan waktu hingga empat bulan, sedangkan untuk penambahan WTP memakan waktu hingga delapan bulan.

Sembari menunggu, Rudi menuturkan telah memerintahkan PT. Moya untuk memasok air secara rutin untuk kebutuhan warga.

"Satu juni atau juli. Sedang kita anggarkan. Kita sudah upaya selesaikan, tapi belum selesai," tegasnya.

Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini