Diana sempat mencari bantuan Ratu di tengah perselingkuhan Charles.
Sang Putri dilaporkan bersandar pada ratu, yang mengharapkan menantunya untuk berdiri di samping suaminya.
Morton menjelaskan bahwa Diana menemukan "mungkin sekutu yang agak tidak mungkin di istana pada ratu yang pengertian dan sikap membantunya banyak mendorong Diana untuk terus maju."
Tetapi tahun-tahun berlalu dan Diana terus menderita dalam diam, tanpa menerima dukungan yang dia harapkan dari sang ratu.
Baca Juga:Mengenang Ratu Elizabeth II Saat Berkunjung ke Jakarta: Disambut Ali Sadikin
Sama halnya, sang ratu menjadi lelah dengan respons emosional Diana setelah gagal mengetahui bagaimana membantu menantunya.
Pada tahun 1992 , Charles dan Diana berpisah di depan umum, dan pada tahun 1995, sang ratu akhirnya meminta cerai.
Pada titik ini, Diana telah "dengan caranya sendiri" memberikan wawancara pribadi, dan menjadi "kewajiban" bagi keluarga kerajaan, seperti yang dicatat Seward.
Satu tahun setelah perceraian mereka, Diana tewas dalam kecelakaan mobil di Paris bersama pasangannya Dodi Fayed.
Pada tahun 2005, mantan suami Diana, yakni Charles menikah lagi dengan Camilla, tetapi ratu dan Pangeran Philip tidak menghadiri pernikahan tersebut.
Baca Juga:Presiden Jokowi Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Meninggalnya Ratu Elizabeth II
Kini, Ratu Elizabeth II meninggal pada 8 September 2022 di Skotlandia, dan pernyataan resmi dari istana menyebut Camilla sebagai "permaisuri ratu."
Kontributor : Maliana