facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sebut Laptop Seharga Rp22 Juta Dilarikan Ojol, Costumer Ini Serukan Masyarakat Agar Hati-hati

Eliza Gusmeri Rabu, 03 Agustus 2022 | 20:00 WIB

Sebut Laptop Seharga Rp22 Juta Dilarikan Ojol, Costumer Ini Serukan Masyarakat Agar Hati-hati
Oknum driver ojol diduga melarikan laptop mahal seharga Rp 22 juta. (Twitter/ @evianafs)

Kronologi kejadian dibagikan oleh pengguna Twitter dengan akun bernama @evianafs.

SuaraBatam.id - Seorang customer mengaku kehilangan laptop mahal seharga Rp 22 juta setelah ditipu oknum ojek online (ojol).

Kronologi kejadian dibagikan oleh pengguna Twitter dengan akun bernama @evianafs.

"Tolong banget buat yang pesan GoSend dengan barang yang cukup mahal, harap hati-hati ya. Gue juga heran, ada aja driver nggak amanah. Please yang kayak gini diputus mitra aja," tulis @evianafs pada caption, dikutip dari hitekno.

Thread yang dibagikan berhasil viral setelah memperoleh lebih dari 4.700 retweet dan 15.600 tanda suka.

Baca Juga: Asus TUF Dash F15 (FX517), Laptop Gaming Powerful dan Harga Terjangkau

Akun @evianafs mengungkap tangkapan layar ketika seseorang meminta tolong kepadanya untuk menyebarkan keluhan customer yang baru saja kehilangan laptop Rp 22 juta.

Ternyata laptop mahal itu dibawa kabur oleh oknum driver ojol. Setelah dicek melalui CCTV, driver ojol tak masuk area kantor sama sekali.

"Jadi teman kantor pesan laptop nilainya Rp 22 juta untuk atasan. Tapi ternyata dibawa kabur sama driver Gojek-nya. Sudah dicek lewat CCTV, dia nggak masuk area kantor sama sekali. Orang kantor juga nggak ada yang menerima," bunyi keterangan pada postingan.

Netizen menduga bahwa driver ojol menggunakan KTP palsu karena wajah dan latar belakang foto berbeda dengan akun. Setelah viral, akun resmi Gojek Indonesia angkat bicara menanggapi dugaan aksi penipuan dari oknum driver ojol itu.

"Mohon maaf sekali atas ketidaknyamanan yang telah kamu alami saat menggunakan layanan GoSend. Saat ini kendala kamu dengan nomor laporan #119**2**9 sedang ditindaklanjuti oleh tim terkait kami ya kak. Investigasi terhadap kasus ini sedang berlangsung. Saat ini kami bersama mitra e-commerce tengah memproses pengajuan klaim penggantian sesuai ketentuan yang berlaku," tulis akun resmi Gojek Indonesia (@gojekindonesia) pada akhir Juli lalu.

Baca Juga: Customer Diajak Diskusi Bank Syariah, Ternyata Pekerjaan Asli Driver Ini Bikin Kaget

Perusahaan berjanji melakukan investigasi terkait masalah tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait