Kemitraan itu juga semakin kuat mengingat posisi Presiden Microsoft Brad Smith yang juga merupakan dewan Netflix sejak 2015.
Pengumuman kemitraan datang menjelang laporan pendapatan kuartal kedua Netflix.
Perusahaan sempat memberitahu investor bahwa mereka bisa kehilangan sebanyak 2 juta pelanggan pada periode tersebut, meskipun kembalinya serial populer seperti "Stranger Things" berhasil memecahkan rekor penonton.
Netflix bergabung dengan sejumlah pesaingnya dalam menawarkan layanan yang didukung iklan, termasuk Hulu Walt Disney Co, Peacock NBCUniversal, dan HBO Max Warner Brothers Discovery.
Baca Juga:Sinopsis Gadis Kretek, Serial Netflix Dibintangi Dian Sastro - Putri Marino
Disney juga berencana untuk memperkenalkan versi Disney+ dengan iklan.
Peneliti Comscore Inc James Muldrow mengatakan layanan yang didukung iklan tersebut melihat tingkat adopsi yang lebih cepat daripada layanan berlangganan, karena inflasi dialami oleh para konsumen.
“Waktunya memang tepat untuk layanan streaming berbasis langganan seperti Netflix untuk mempertimbangkan layanan didukung iklan sehingga tetap meningkatkan pertumbuhan mereka,” kata James. [Antara]