facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ada yang Rusak dan Bocor, Revitalisasi Masjid Agung Batam Segera Dikerjakan dengan Pagu Anggaran Rp167 Miliar

Eliza Gusmeri Rabu, 29 Juni 2022 | 20:00 WIB

Ada yang Rusak dan Bocor, Revitalisasi Masjid Agung Batam Segera Dikerjakan dengan Pagu Anggaran Rp167 Miliar
Masjid Agung Batam

Pagu anggaran yang digunakan sebesar Rp167 miliar.

SuaraBatam.id - Revitalisasi Masjid Agung akan segera dilakukan Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau.

Pagu anggaran yang digunakan sebesar Rp167 miliar.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyebutkan dari pagu anggaran Rp209 miliar, PT Adhi Karya memenangkan proyek dengan nilai Rp167 miliar.

Hal ini terdapat kurang lebih Rp40 miliar yang dihilangkan dari pagu anggaran yang dibuat Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Batam.

Baca Juga: Spanduk Perpat Singgung Holywings Terpajang di Jalan: Batam Bandar Madani Dicemari Holywings

"Tadi sudah disampaikan pagu anggarannya total Rp209 miliar, yang kemudian pemenangnya Rp167 miliar, ini akan menjadi masjid kedua di Pemkot Batam, dan ketiga setelah Masjid Tanjak. Saya harus mengakui konstruksi Masjid Tanjak jauh lebih baik dari masjid Sultan Mahmud Riayat Syah. Ini harus menjadi perhatian ketika memulai konstruksi proyek," kata Rudi di Batam, Rabu (29/6).

Rudi menjelaskan Pemkot Batam melakukan revitalisasi ini dikarenakan terdapat beberapa kerusakan dan kebocoran di Masjid Agung, sehingga perlu dilakukan revitalisasi terhadap masjid tersebut.

"Sudah kita usahakan perbaiki, tapi tidak ada jalan keluar maka kita lakukan revitalisasi. Bukannya kita ingin merubah tujuan niat awal merubah itu tidak. Tapi karena ini ada kebocoran dan usia bangunan yang sudah waktunya untuk di revitalisasi, maka nya kita lakukan itu," kata dia.

Dalam proses pengerjaan revitalisasi Masjid Agung, Rudi mengatakan akan memantau dan langsung pelaksanaannya.

Dengan begitu Rudi meminta kepada PT Adhi Karya untuk betul-betul dalam melaksanakan proyek ini.

Baca Juga: Demonstrasi di Holywings Batam Dibubarkan Paksa: Pendemo Dikejar-Kejar, Ricuh

Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam, Suhar mengatakan kontrak revitalisasi akan dimulai tanggal 5-6 Juli dan diperkirakan akan memulai pengerjaan pada pekan kedua di bulan Juli.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait