facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Para Pelaku Skimming BRK Tiba di Batam, Satu Warga Bulgaria, 2 Orang Indonesia

Eko Faizin Senin, 23 Mei 2022 | 17:20 WIB

Para Pelaku Skimming BRK Tiba di Batam, Satu Warga Bulgaria, 2 Orang Indonesia
Pelaku WN Bulgaria berinisial VTL salah satu pelaku skimming Bank Riau Kepri saat tiba di Bandara Hang Nadim Batam. [Suara.com/Partahi]

"Mereka diamankan di Bali saat hendak menyebrang ke Lombok, NTB," ujarnya.

SuaraBatam.id - Dua Warga Negara Indonesia (WNI), dan satu Warga Negara Asing (WNA) para pelaku kasus skimming nasabah Bank Riau Kepri (BRK) cabang Batam akhirnya tiba pada, Senin (23/5/2022) sore.

Ketiga pelaku tiba melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam, dengan menggunakan maskapai Citilink QG 968 dari Jakarta, sekitar pukul 15.45 WIB.

Pantauan di lokasi, kedatangan ketiga pelaku mendapat pengawalan ketat oleh para petugas Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri, dan sempat menghebohkan para penumpang dan warga yang berada di kawasan Bandara Hang Nadim.

Dari data yang berhasil di dapatkan, ketiga pelaku ini terdiri dari dua pria dan satu wanita. Mereka berinisial VT, warga negara Bulgaria, CLD Warga Negara Indonesia dan JH Warga Negara Indonesia.

Ketiga pelaku ini sendiri sebelumnya berhasil diamankan di Bali pada, Sabtu (21/5/2022) lalu dari hasil penyelidikan dan pengembangan bukti yang telah diserahkan oleh pihak manajemen Bank Riau Kepri.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri Kombes Pol Teguh Widodo membenarkan hal tersebut.

"Benar para pelaku skimming telah berhasil diamankan dah berjumlah tiga orang di Bali," terangnya.

Pihaknya menuturkan berhasil mengamankan ketiga pelaku ini, saat akan menyebrang menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat.

"Mereka diamankan di Bali saat hendak menyebrang ke Lombok, NTB," ujarnya.

Teguh mengatakan saat ini tim Ditreskrimsus Polda Kepri terus berupaya melakukan penangkapan dan pengembangan terhadap kasus dugaan skimming tersebut.

"Para pelaku akan langsung dibawa ke Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait

Komentar

Berita Terkait