facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dishub Batam Turunkan Pengawas, Belum Temukan Petugas yang Pungut Uang dari Fasum Cuci Tangan di Top 100 Jodoh

Eliza Gusmeri Selasa, 17 Mei 2022 | 12:25 WIB

Dishub Batam Turunkan Pengawas, Belum Temukan Petugas yang Pungut Uang dari Fasum Cuci Tangan di Top 100 Jodoh
Para pengawas dari Dishub Batam saat melakukan pengecekan ke para petugas dan warga di Halte Top 100 Jodoh (suara.com/partahi)

Namun saat ini, Salim juga menyebutkan belum menemukan petugas yang melakukan indikasi pelanggaran.

SuaraBatam.id - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Salim menyebutkan telah menurunkan pengawas guna menindaklanjuti keluhan dari masyarakat Kota Batam mengenai pungutan penggunaan sarana cuci tangan, yang tersedia di halte Top 100 Jodoh, Batam, Kepulauan Riau.

Namun saat ini, Salim juga menyebutkan belum menemukan petugas yang melakukan indikasi pelanggaran.

"Pagi tadi pengawas dan satgas saya perintahkan ke sana. Ada 4 orang petugas Dishub yang memang bertugas di halte itu. Namun tidak ada yang meminta uang kepada warga, saat penggunaan sarana cuci tangan," jelasnya, Selasa (17/5/2022).

Salim menegaskan, walau pengisian air tandon sarana cuci tangan dilakukan oleh managemen Top 100 Jodoh, namun penggunaannya tidak dikenakan biaya apapun.

Baca Juga: Harga Tiket Kapal Karimun-Batam Naik Sampai Rp20 Ribu, Berikut Tarif untuk Rute Lainnya

Hal ini dikarenakan, keberadaan sarana cuci tangan memang diperuntukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai penerapan Protokol Kesehatan (Protkes).

Salim menyayangkan, apabila ada tindakan pungli yang dilakukan oleh salah satu petugasnya.

"Itukan fasilitas umum yang disediakan di masa pandemi. Penggunaannya tidak dikenakan biaya apapun alias gratis. Kalau itu hanya sekedar gurauan mungkin tidak masalah. Tapi kalau sudah meminta dan terima itu sudah tidak benar," tegasnya.

Walau demikian, Salim juga menuturkan saat ini kembali meminta para pengawas kembali pengecekan ke lokasi yang dimaksud.

Pengecekan ulang ini diperlukan, mengingat pada hari kejadian, para petugas yang berwenang di halte adalah para petugas yang berbeda.

Baca Juga: Pendaftaran Sekolah Negeri SD dan SMP di Batam Pakai Sistem Online, Mulai Dibuka 6-10 Juni

"Kebetulan kemarin libur, dan yang piket di sana bukan yang biasa. Untuk itu saya minta pengawas kembali ke sana," terangnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait