facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Waspadai Penyakit Hepatitis Akut Sebelum Masuk ke Batam, Ini Saran Dinkes Agar Anak-anak Terhindar

Eliza Gusmeri Kamis, 05 Mei 2022 | 19:46 WIB

Waspadai Penyakit Hepatitis Akut Sebelum Masuk ke Batam, Ini Saran Dinkes Agar Anak-anak Terhindar
Ilustrasi Hepatitis Akut. (Elements Envato)

Dinas Kesehatan Batam mulai mewaspadai penyakit tersebut dan menyebarkan edaran agar meningkatkan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) kepada seluruh fasilitas layanan

SuaraBatam.id - Saat ini penyakit hepatitis akut misterius mulai menyerang anak-anak di Indonesia.

Dinas Kesehatan Batam mulai mewaspadai penyakit tersebut dan menyebarkan edaran agar meningkatkan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) kepada seluruh fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) untuk pencegahan.

Melansir Batamnews, Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmarjadi menyebut ada sejumlah gejala dari hepatitis akut yang menyerang anak-anak ini.

Adapun gejala penyakit tersebut yaitu, diare mendadak, kejang, penurunan kesadaran, sakit perut, buang air besar berwarna pucat, buang air kecil berwarna merah, penyakit kuning dan muntah-muntah.

Jika mendapati gejala-gejala tersebut, masyarakat diimbau untuk segera membawa ke rumah sakit atau Puskesmas terdekat.

Baca Juga: Berita Batam Kemarin 4 Mei 2022: Kasus Covid-19 di Kepri Tinggal 13 Orang- Warga Serbu Kawasan Wisata Bintan

“Sampai hari ini, belum ada laporan mengenai kasus penyakit tersebut,” ujar Didi, Kamis (5/5/2022).

Pihaknya juga telah membuat forum koordinasi untuk seluruh fasyankes, agar memudahkan proses koordinasi jika ditemukan kasus hepatitis akut tersebut.

“Jika ditemukan (kasus), pokoknya secepatnya kita laporkan ke provinsi, supaya segera diteruskan ke pusat untuk segera ditindaklanjuti langkah-langkah besar,” katanya.


Didi juga mengingatkan agar para orangtua dapat melindungi anak dengan cara: mencuci tangan dengan sabun, makan-makanan higienis, minum air bersih yang matang, memakai alat makan sendiri, buang tinja dan popok bekas pada tempatnya, memakai masker dan prokes, hindari kontak dengan orang sakit.

“Sebaiknya hindari tempat-tempat publik,” kata Dia.

Baca Juga: Dinas Kesehatan Kepri Minta Warga Waspadai Hepatitis Akut Misterius

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan kejadian luar biasa (KLB) pada 15 April 2022, setelah penyakit hepatitis ini menyerang sejumlah anak di Amerika, Eropa dan Amerika.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait