Covid-19 di Batam Capai 200 Kasus, M. Rudi: Jangan Terlalu Khawatir, Tetap Waspada

Rudi hanya mengimbau agar masyarakat memperketat Protokol Kesehatan (Protkes), dan menggesa vaksinasi Covid-19 hingga booster.

Eliza Gusmeri
Kamis, 10 Februari 2022 | 13:26 WIB
Covid-19 di Batam Capai 200 Kasus, M. Rudi: Jangan Terlalu Khawatir, Tetap Waspada
Ilustrasi covid-19 omicron, kriteria pasien omicron sembuh dan selesai isoman (pixabay)

SuaraBatam.id - Saat ini Kota Batam masih menerapkan status PPKM Level 1, meskipun kasus aktif Covid-19 mencapai 200 orang. Belum ada kebijakan terbaru dari pemerintah kota.

"Sementara ini biar begini saja dulu. Semua jalan seperti biasa, dan saya sudah perintahkan Satpol PP baik di tingkat kelurahan, kecamatan maupun kota untuk turun dan melakukan razia Protkes. Namun saat ini lakukan tindakan persuasif dulu," kata Wali Kota Batam. M. Rudi saat ditemui, Kamis (10/2/2022).

Rudi hanya mengimbau agar masyarakat memperketat Protokol Kesehatan (Protkes), dan menggesa vaksinasi Covid-19 hingga booster.

"Sesuai pesan Pak Presiden jangan terlalu khawatir, namun tetap waspada. Asalkan masker dan Protkes dijalankan penyebaran bisa dihentikan," lanjutnya.

Baca Juga:Seorang Pedagang Pisang di Batam Tewas di Kamar Kos, Wajah Membiru dan Hidung Berdarah

Mengenai peningkatan kasus, Rudi menyoroti mengenai peningkatan dari transmisi lokal.

Menurutnya, demi memutus mata rantai penyebaran, dirinya telah mengeluarkan kebijakan peniadaan Isolasi Mandiri (Isoman), walau pasien memiliki gejala ringan.

"Berdasarkan paparan dari tenaga kesehatan, transmisi lokal kita lumayan. Dari total pasien, ada juga yang terpapar varian Omicron dengan gejala ringan. Walau begitu, apapun kasusnya kita tetap minta seluruh pasien langsung dikarantina di rumah sakit," tegasnya.

Untuk kebijakan aktivitas masyarakat, saat ini masih berjalan normal, sesuai aturan yang tertulis dalam Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2022.

Pelaku usaha masih diperbolehkan berjualan, meskipun diimbau untuk memberlakukan take away, begitu juga dengan pelaksanaan ibadah, serta pembelajaran tatap muka.

Baca Juga:Antisipasi Covid-19, Wali Kota Batam Larang ASN ke Luar Kota

"Saya tidak ingin masyarakat berfikir pemerintah tidak punya kepastian. Anak-anak memang penting untuk dilindungi, makanya saya ingin melihat dulu perkembagan kasus. Kalau memang dibutuhkan untuk belajar daring, nanti akan diputuskan," ujarnya.

Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini