facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Elon Musk dan 4 Miliader Teknologi Kehilangan Kekayaan Rp1,2 Triliun di Awal Tahun

Eliza Gusmeri Selasa, 25 Januari 2022 | 10:44 WIB

Elon Musk dan 4 Miliader Teknologi Kehilangan Kekayaan Rp1,2 Triliun di Awal Tahun
CEO SpaceX, Elon Musk. [Patrick Pleul/POOL/AFP]

Hal itu terjadi karena pukulan besar terutama dari aksi jual pasar minggu lalu.

SuaraBatam.id - Lima miliader teknologi terkaya di dunia kehilangan kekayaan mereka di awal tahun 2022.

Secara gabungan, mereka telah kehilangan sekitar USD85 miliar (Rp1.219 triliun) dalam beberapa minggu pertama tahun 2022.

Hal itu terjadi karena pukulan besar terutama dari aksi jual pasar minggu lalu.

Kerugian pertama dialami oleh Elon Musk. Kekayaannya turun menjadi sekitar USD243 miliar (Rp3.487 triliun)), ia kehilangan sekitar USD27 miliar (Rp387 triliun), menurut Bloomberg Billionaires Index.

Baca Juga: Seorang Remaja 15 Tahun Jadi Pelaku Curanmor di Batam

Orang terkaya kedua di dunia, pendiri Amazon, Jeff Bezos, juga telah kehilangan sekitar USD25 miliar (Rp358 triliun) pada tahun 2022.

Melansir wartaekonomi, Selasa (25/1/22) selain Musk dan Bezos, salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates, juga telah melihat penurunan kekayaan bersihnya sebesar USD9,5 miliar (Rp136 triliun) sejak 1 Januari, menurut indeks Bloomberg.

Sementara itu, kekayaan bersih salah satu pendiri Google Larry Page juga telah menurun sebesar USD12 miliar (Rp172 triliun). Bos Meta Facebook, Mark Zuckerberg juga turut kehilangan kekayaan bersihnya sekitar USD12 miliar (Rp172 triliun) tahun ini.

Kelimanya mengalami kerugian dalam kepemilikan saham teknologi yang mereka miliki. Pekan lalu, Nasdaq Composite yang berbasis teknologi turun sekitar 8% lantaran beberapa kekhawatiran termasuk kenaikan suku bunga dan inflasi. Nasdaq turun sekitar 13% tahun ini.

Menurut Bloomberg, satu-satunya dari lima orang terkaya di dunia yang tidak kehilangan uang minggu lalu adalah Bernard Arnault, bos dan CEO raksasa mewah Prancis LVMH. Meski begitu, kekayaan Arnault turun USD10,5 miliar (Rp150 triliun) tahun ini, dengan harga saham LVMH turun 5% di tengah kekalahan pasar yang lebih luas.

Baca Juga: Boleh Nyebrang Singapura-RI Via Batam, Syaratnya Prokes dan Punya Tabungan Rp 318 Juta

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait