alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kampung Sei Enam Bintan Direncanakan Jadi Wisata Kuliner Otak-otak

Eliza Gusmeri Rabu, 08 Desember 2021 | 10:50 WIB

Kampung Sei Enam Bintan Direncanakan Jadi Wisata Kuliner Otak-otak
Ilustrasi otak-otak bakar (Unsplash @edoronila)

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan rencana anggaran tahun 2022 sudah disiapkan untuk itu.

SuaraBatam.id - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berencana mengubah Kampung Sei Enam Bintan menjadi kampung wisata kuliner otak-otak dan kerupuk.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan rencana anggaran tahun 2022 sudah disiapkan untuk itu.

Kata dia, sekarang sedang mendesign konsep dan berharap dapat menarik wisatawan terutama wisatawan mancanegara.

"Tempat-tempat seperti ini lah disenangi dan dikunjungi oleh turis-turis dan tidak hanya menikmati wisata dikawasan resort. Nak, ini harus kita dorong dan kita dukung bersama Camat, Lurah dan tokoh-tokoh masyarakat yang akan berkomunikasi pada masyarakat disini," tegasnya.

Baca Juga: Hendak Membeli Air Galon, Remaja di Bintan Tewas Tertabrak Pick Up

Bersamaan itu juga, Ia memerintahkan konsultan perencanaan dan Dinas Perkim untuk merencanakan semua kampung Sei Enam menjadi kawasan modern tapi tidak menghilangkan kearifan lokal.

Termasuk dengan penerangan jalan agar diperbanyak beserta tempat duduk dipinggir jalan.

"Jadi penataan kampung ini menjadi wisata kuliner khas Sei Enam seperti otak-otak beserta dengan ornamen bangunannya melayu yang menjadi penunjang dan spot berswafoto," perintahnya.

Lanjut Gubernur, dalam penataan harus juga disiapkan panggung yang bisa digunakan multifungsi dan memberikan ciri khas dan bentuk warna warni dan konsep etalase yang perlu polesan yang menarik.

"Nanti kawasan ini bangunan kita kasi warna warninya, dan tambah juga dengan sepeda ontel seperti kota tua," tambahnya.

Baca Juga: Pria Mabuk di Bintan Nekat Masuk Rumah dan Perkosa Gadis

Disamping itu, Ia juga meminta penataan Kampung Wisata tersebut berkonsentrasi terhadap lahan parkir, pembinaan dan tanggung jawab dalam pengelolaan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait