facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pelaku Pencoret Mural Terowongan Pelita Batam Diamankan Polisi

Eliza Gusmeri Selasa, 09 November 2021 | 11:38 WIB

Pelaku Pencoret Mural Terowongan Pelita Batam Diamankan Polisi
Coretan vandalisme di terowongan pelita Batam (ist)

Saksi yang saat itu tengah menuju kawasan Nagoya dari kawasan Batam Center, mengaku melihat para pelaku tengah menjalankan aksinya dalam mencoret tembok di sekitar karya mural

SuaraBatam.id - Pelaku pencoret atau vandalisme karya mural dalam Festival Mural Polda Kepulauan Riau pada, Minggu (31/10/2021) lalu, berhasil diamankan.

Kapolsek Lubuk Baja, AKP Budi Hartono menjelaskan penangkapan keempat pelaku ini, awalnya dilakukan oleh saksi bernama Hendrawan bersama beberapa rekannya, saat melintas kawasan terowongan Pelita yang menjadi lokasi perhelatan Festival Mural pada, Sabtu (30/10/2021).

Saksi yang saat itu tengah menuju kawasan Nagoya dari kawasan Batam Center, mengaku melihat para pelaku tengah menjalankan aksinya dalam mencoret tembok di sekitar karya mural.

"Mereka ini diamankan pada minggu malam. Saat saksi dan rekannya melintas, mereka melihat aksi coret yang dilakukan para pelaku," terangnya, Selasa (9/11/2021).

Baca Juga: Jadwal Kapal Batam-Tanjungpinang Beserta Syarat Penyeberangan Terbaru

Dari pengakuan saksi, saat kejadian para pelaku diketahui berjumlah 6 orang yang mengendarai tiga unit sepeda motor.

Melihat aksi para pelaku, saksi yang telah melewati terowongan, kemudian meminta rekannya untuk memutar kendaraan kembali dan menghentikan kendaraan yang mereka tumpangi di dekat para pelaku, guna menegur tindakan yang dilakukan oleh pelaku vandalisme tersebut.

"Pelaku enam orang menggunakan tiga sepeda motor. Saat saksi kembali lagi, 4 pelaku sudah pergi dengan menggunakan dua sepeda motor. Kemudian tersisa dua pelaku lain, berinisial RA (24) dan MA (19) saat itu memang sedang mencoret tembok terowongan," lanjutnya.

Saat ditemui oleh saksi, pelaku berinisial RA, sedang mencoret dinding dengan menggunakan cat pilox warna hitam sedang membuat tulisan “jokowi is” sedangkan pelaku yang bernama MA sedang berdiri di samping saudara RA.

Mengetahui kedatangan saksi, kedua pelaku ini kemudian berusaha melarikan diri, dengan menggunakan sepeda motor yang mereka tumpangi.

Baca Juga: Kasus Dugaan Pelecehan Seksual pada Anak di Batam Dalam Lidik, Polisi: Belum Cukup Bukti

Namun sayang, saat meninggalkan lokasi, kedua pelaku ini malah terjatuh dari sepeda motornya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait