alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pasien COVID-19 di Anambas Tinggal 1 Orang, Bintan 2 orang

Eliza Gusmeri Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:30 WIB

Pasien COVID-19 di Anambas Tinggal 1 Orang,  Bintan 2 orang
ilustrasi vaksinasi Covid-19. [Envato]

Hal ini menyatakan Kabupaten Kepulauan Anambas dan Bintan berpotensi menyusul Kabupaten Lingga yang sejak empat hari terakhir tidak ada tambahan kasus aktif COVID-19.

SuaraBatam.id - Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Lamidi, di Tanjungpinang, Rabu mengatakan pasien COVID-19 di Anambas tinggal satu orang, sedangkan di Bintan dua orang.

Hal ini menyatakan Kabupaten Kepulauan Anambas dan Bintan berpotensi menyusul Kabupaten Lingga yang sejak empat hari terakhir tidak ada tambahan kasus aktif COVID-19.

Satgas Penanganan COVID-19 RI menetapkan Lingga sebagai zona hijau atau risiko penularan rendah setelah dua pekan tidak ada kasus baru COVID-19.

"Penanganan COVID-19 di Bintan dan Anambas, termasuk lima kabupaten dan kota lainnya di Kepri, semakin terkendali," kata Penjabat Sekda Kepri itu.

Baca Juga: Lagoi Bintan Uji Coba Terima Travel Agent Singapura pada November

Berdasarkan data pada 19 Oktober 2021, total kasus COVID-19 di Kepri sebanyak 63 orang tersebar di Batam 12 orang, Tanjungpinang 18 orang, Bintan dua orang, Karimun 17 orang, Anambas satu orang dan Natuna 13 orang.

Tambahan kasus baru COVID-19 dalam beberapa hari ini di bawah lima orang, bahkan berdasarkan data 19 Oktober 2021, kasus baru COVID-19 bertambah satu orang di Bintan.

Sementara jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 semakin banyak dan jumlah pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 jauh berkurang.

"Bahkan hari ini nol kasus kematian," ucapnya.

Pemerintah pusat menetapkan Level I Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk Kepri. Dua pekan yang lalu, pemerintah pusat juga menetapkan Level I PPKM Kepri.

Baca Juga: Premium Tak Dijual Lagi di Karimun, Alasannya Begini

"Seluruh kabupaten dan kota di Kepri ditetapkan sebagai zona kuning atau risiko penularan sedang," katanya. (antara)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait