alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Update, Nol Kasus: 7 Kecamatan di Batam Zona Hijau

Eliza Gusmeri Senin, 18 Oktober 2021 | 08:06 WIB

Update, Nol Kasus: 7 Kecamatan di Batam Zona Hijau
7 Kecamatan di Batam Zona Hijau (ist)

Dari 12 kecamatan di Batam, tujuh diantaranya sudah menjadi zona hijau, yaitu Belakangpadang, Bulang, Galang, Sagulung, Seibeduk, Batuampar, dan Sekupang.

SuaraBatam.id - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam mencatat sebagian besar kecamatan di kota Batam telah berstatus zona hijau atau tidak ditemui kasus aktif COVID-19 pada Minggu (17/10/2021).

Dari 12 kecamatan di Batam, tujuh diantaranya sudah menjadi zona hijau, yaitu Belakangpadang, Bulang, Galang, Sagulung, Seibeduk, Batuampar, dan Sekupang. Sedangkan lima lainnya zona kuning, yaitu Lubuk Baja, Bengkong, Nongsa, Batam Kota, dan Batuaji.

Dalam data yang dibagikan Kepala Dinas Kominfo Kota Batam Azril Apriansyah disebutkan tersisa 12 orang yang masih aktif COVID-19.

Tercatat secara kumulatif sebanyak 25.813 yang terkonfirmasi positif COVID-19, 24.962 orang diantaranya dinyatakan sembuh dan 839 orang meninggal.

"Tingkat kesembuhan 96,70 persen, tingkat kematian 3,25 persen, dan kasus aktif 0,05 persen. Pada hari ini tercatat tambahan seorang terkonfirmasi positif COVID-19, seorang sembuh, dan seorang meninggal," katanya.

Sementara itu, dari 12 orang yang masih aktif COVID-19, hanya enam orang yang dalam perawatan di rumah sakit dan enam orang lainnya menjalani isolasi mandiri.

Dalam kesempatan terpisah, Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengajak semua masyarakat terus melawan COVID-19, caranya adalah dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Saat ini Batam masih level 2 dan sebentar lagi akan kembali dievaluasi. Dengan terus menurunnya kasus COVID-19, saya minta tolong, protokol kesehatan tetap harus diterapkan," kata Wali Kota.

Selain menerapkan protokol kesehatan, ia juga mengajak masyarakat menerima suntikan vaksin, demi menambah kekebalan tubuh. "Kalau ada tetangga yang belum divaksin, silakan disampaikan agar segera divaksin," katanya. (antara)

Komentar

Berita Terkait