alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

LBH Palak Kades Jutaan Rupiah, Ancam Bakal Lapor Kejati Dugaan Kasus Korupsi

M Nurhadi Jum'at, 25 Juni 2021 | 10:04 WIB

LBH Palak Kades Jutaan Rupiah, Ancam Bakal Lapor Kejati Dugaan Kasus Korupsi
Ilustrasi uang. (Unsplash.com/Mufid Majnun)

Aneh, LBH menyurati klien meminta data-data desa, LBH itu tugasnya memberikan bantuan hukum, bukan malah menakut-nakuti, ujar Rahman.

SuaraBatam.id - Kepala Desa Pasir Emas, Abdul Rahman diduga jadi korban pemalakan dengan modus menyamar sebagai Lembaga Bantuan Hukum (LBH).

Ia mengaku belum lama ini dimintai untuk ikut serta menjadi klien LBH tersebut. Namun, ia menolak dengan alasan desanya sudah memiliki LBH.

Namun, jawaban tersebut membuat LBH bertindak lebih galak hingga mengancam akan menyurati Kades yang tidak bersedia bergabung pada LBH tersebut.

“Kita disuruh bayar untuk jadi klien di LBH mereka, tapi karena saya sudah punya pengacara sendiri jadi saya tidak bersedia, sejak itu saya di keluarkan dari grup dan diancam akan disurati,” kata Abdul Rahman, Senin (21/6/2021).

Baca Juga: 10 Saksi Dipanggil, Dugaan Korupsi iPad di DPRD Banjarbaru Belum Ada Titik Terang

Ia menyebut, ini bukan kali pertama LBH tersebut meminta uang. Tahun lalu, desa Pasir emas membayar Rp1.000.000 rupiah karena solidaritas, namun pada tahun ini diminta lagi tapi Rahman menolak karena nominalnya 3.000.000 rupiah.

“Tahun kemaren saya sudah bayar satu juta, tahun ini mereka minta lagi tiga juta, saya bilang saya sudah bayar kemaren satu juta, mereka bilang itu cuman uang KTA belum jadi klien, benar-benar aneh,” ujar dia.

Terkait adanya ancaman surat yang dlayangkan LBH tersebut, Rahman mengatakan surat aslinya tidak Ia terima, tetapi softcopynya sudah iya baca karena langsung diteruskan oleh LBH via WA. 

“Aneh, LBH menyurati klien meminta data-data desa, LBH itu tugasnya memberikan bantuan hukum, bukan malah menakut-nakuti,” ujarnya melansir Riaulink.com (jaringan Suara.com).

Rahman juga berstateman keras siap menghadapi LBH yang diduga suka menakut-nakuti kepala desa di Indragiri Hilir.

Baca Juga: Kasus Korupsi Benur, Jaksa Cecar Staf Khusus Edhy Prabowo Soal 24 Perusahaan Baru

“Saya tidak suka, gara-gara saya tidak bayar upeti lalu diberitakan, Saya kepala desa Pasir Emas siap menghadapimu, LBH yang kerjanya menakut-nakuti kades dan memerasnya dengan kedok lembaga bantuan hukum,” tegas Rahman.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait