alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemko Batam Ajukan Formasi CPNS dan P3K, Dibutuhkan Ribuan Tenaga Kerja

RR Ukirsari Manggalani Selasa, 23 Februari 2021 | 17:21 WIB

Pemko Batam Ajukan Formasi CPNS dan P3K, Dibutuhkan Ribuan Tenaga Kerja
Ilustrasi PNS, diabadikan jauh sebelum masa pandemi Covid-19 (ANTARA)

Guru, pendidik, dan tenaga fungsional menempati kebutuhuan terbanyak.

SuaraBatam.id - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam, Asnah mengatakan, PNS di lingkungan Pemko Batam yang pensiun pada 2020 berjumlah 116 orang.

Asnah menyatakan untuk perinciannya, terdiri dari 85 orang telah melewati Batas Usia Pensiun (BUP), enam orang mengajukan pensiun Atas Permintaan Sendiri (APS), dan pensiun janda/duda (PNS meninggal dunia) berjumlah 25 orang.

"Sedangkan 2021 ini sampai dengan Februari sebanyak 25 orang," ujarnya.

Hasnah memaparkan, untuk BUP sebanyak 22 orang, pensiun APS satu orang. Pensiun janda/duda (PNS meninggal dunia) dua orang.

Baca Juga: Update Covid-19: Pasien Meninggal di Kota Batam Bertambah

Dikutip dari Batamnews.co.id, jaringan SuaraBatam.id, Pemerintah Kota Batam telah mengajukan formasi untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"CPNS dan PPPK sudah kami ajukan," papar Asnah, Senin (22/2/2021).

Adapun rincian yang diusulkan untuk CPNS adalah 445 formasi dan PPPK dalam jumlah 2.821 formasi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin mengatakan formasi jabatan CPNS untuk 2021 telah diajukan sejak tahun lalu.

"Kami ajukan banyak dari tahun lalu. Di atas seribuan orang. Angka pastinya saya lupa. Ada di BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Manusia)," jelas Jefridin.

Baca Juga: Beredar Penipuan Penerimaan CPNS Jalur Khusus Tanpa Tes, Begini Tipsnya

Disebutkannya bahwa jumlah kuota yang diajukan di atas seribu orang. Lebih banyak untuk formasi tenaga kesehatan dan tenaga guru.

Ia menyebutkan angka kebutuhan CPNS Batam, dikirim berdasarkan analisis kebutuhan pegawai, yang belum terpenuhi pada 2020. Kemudian, ditambah jumlah PNS yang pensiun.

"Paling banyak guru, tenaga fungsional OPD dan pendidik. Kuota kita ajukan, melanjutkan yang belum terpenuhi (saat penerimaan CPNS) tahun lalu. Ditambah yang pensiun," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait