alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Potongan Badan Pesawat di Bintan Masih Misterius, Begini Kata TNI AU

M Nurhadi Rabu, 27 Januari 2021 | 14:12 WIB

Potongan Badan Pesawat di Bintan Masih Misterius, Begini Kata TNI AU
Serpihan sayap pesawat yang ditemukan di Bintan dikirim ke Jakarta untuk diinvestigasi. (Batamnews)

"Atas arahan dari pimpinan, temuan tersebut kami kirim ke Jakarta menggunakan pesawat militer untuk didalami lebih lanjut oleh Koopsau I dan Koharmatau," kata Andi.

SuaraBatam.id - Potongan sayap pesawat yang ditemukan warga di Pantai Teluk Putri Kawasan Pariwisata Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau saat ini sudah mulai ditindak lanjuti oleh Pangkalan TNI AU Raja Haji Fisabilillah.

Benda dengan dimensi panjang 3,6 meter dan lebar 1,35 meter  warna abu-abu tersebut saat ini sudah berada di Mako Lanud Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang untuk investigasi.

Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah Kolonel Pnb Andi Wijanarko yang didampingi oleh Kepala Dinas Operasi Lanud RHF Letkol Lek Agus Budi Purwoko bersama sejumlah pejabat terkait turut serta dalam penelitian ini.

Tidak lama setelah diperiksa, potongan sayap itu dikirim ke Jakarta dari Pangkalan Lanud RHF Tanjungpinang, Rabu (27/1/2021) pagi dengan menggunakan pesawat Hercules.

Baca Juga: Dua Kapal Tanker Asing Diduga Transaksi BBM Ilegal Diamankan di Batam

Meski demikian Andi Wijanarko mengatakan, masih belum bisa menentukan terkait keterangan dari benda tersebut.

"Apakah bagian horizontal stabilizer atau dari wing pesawat," ujarnya, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).

Pihaknya juga masih ragu terkait komposisi dari benda tersebut. Namun,

usai meneliti, pihaknya langsung melaporkan temuan tersebut ke komando atas (Koopasau I) untuk tindakan lebih lanjut. 

"Atas arahan dari pimpinan, temuan tersebut kami kirim ke Jakarta menggunakan pesawat militer untuk didalami lebih lanjut oleh Koopsau I dan Koharmatau," katanya.

Baca Juga: Nelayan di Pantai Lagoi Batam Temukan Potongan Sayap Pesawat

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait