alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dua Kapal Tanker Asing Diduga Transaksi BBM Ilegal Diamankan di Batam

M Nurhadi Selasa, 26 Januari 2021 | 19:14 WIB

Dua Kapal Tanker Asing Diduga Transaksi BBM Ilegal Diamankan di Batam
Dua kapal super tanker yang diamankan Bakamla. (Foto: Batamnews)

Kedua kapal tersebut diketahui melaksanakan ship to ship transfer BBM ilegal, tidak mengibarkan bendera kebangsaan, AIS dimatikan, dan MT Freya melaksanakan buang minyak.

SuaraBatam.id - Dua kapal super tanker asing yang kedapatan memasuki wilayah RI diamankan oleh petugas Bakamla RI bersama patroli TNI AL, Selasa (26/1/2021). Kedua kapal itu direncanakan dilabuhkan di Batam untuk menjalani pemeriksaan.

Kapal yang ketahuan berada di perairan Natuna tersebut saat ini sudah berada di Tanjung Berakit, Kabupaten Bintan, Kepri. Keduanya merupakan kapal MT Horse berasal dari Iran dan MT Freya berasal dari Panama.

Disampaikan Humas Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kota Batam Annina Solmidas, kekinian dua kapal itu masih membutuhkan konfirmasi untuk dapat berlabuh di Batam.

"Sore ini surat dari Bakamla sudah turun ke kantor, di sposisi pimpinan sudah ada dan tim lagi kordinasi lokasi berlabuhnya kapal," Kata Anina, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).

Baca Juga: Iran: Indonesia Harus Jelaskan Kenapa Kapal Tanker Kami Disita

Pihak KSOP Batam juga sedang menentukan untuk labuh kapal tersebut karena ukurannya yang sangat besar. Selain itu, KSOP juga akan memfasilitasi selama proses pemeriksaan.

Seperti diketahui, kedua kapal tersebut melakukan transfer BBM ilegal dan dengan sengaja menutup nama lambung kapal dengan kain serta mematikan AIS untuk mengelabui aparat penegak hukum Indonesia.

Kedua kapal tanker itu diduga melanggar hak lintas transit pada ALKI I dengan keluar dari batas 25 NM ALKI melakukan lego jangkar di luar ALKI tanpa izin otoritas terkait.

Kedua kapal tersebut diketahui melaksanakan ship to ship transfer BBM ilegal, tidak mengibarkan bendera kebangsaan, AIS dimatikan, dan MT Freya melaksanakan oil spilling (buang minyak).

Baca Juga: Wacana Kenaikan Tarif Parkir Batam, Warga: Bikin Rakyat Makin Susah Saja!

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait