alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Resmi! Vaksinasi Covid-19 Kota Batam Mulai Digelar Pada 15 Januari 2021

M Nurhadi Selasa, 12 Januari 2021 | 16:46 WIB

Resmi! Vaksinasi Covid-19 Kota Batam Mulai Digelar Pada 15 Januari 2021
Simulasi vaksinasi Covid-19 [Foto Humas Pemkab Gowa]

"Jadinya tanggal 15 Januari. Insya Allah, sudah bisa dilakukan," ujar Didi.

SuaraBatam.id - Pemberian vaksin Covid-19 tahap pertama di Kota Batam diagendakan akan dimulai pada 15 Januari 2021. Saat ini, vaksin tersebut tengah dalam perjalanan dari Tanjungpinang menuju Batam menggunakan kapal roro.

Ketua Bidang Kesehatan, Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, tenaga kesehatan jadi sasaran utama vaksinasi tahap awal ini.

"Jadinya tanggal 15 Januari. Insya Allah, sudah bisa dilakukan," ujar Didi, Selasa (12/1/2021).

Untuk sementara ini, sudah ada 5.700 nakes yang terdata dari total 6.000 dosis pada gelombang pertama. Sementara 300 vaksin nantinya diperuntukan bagi nakes yang belum terdaftar.

Baca Juga: Kenapa Suntik Vaksin Covid-19 Harus di Lengan Kiri ? Ini Alasannya

"Masih ada nakes yang belum terdaftar. Infonya, hari ini akan didrop 6.000 dosis," katanya, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).

Didi memastikan, pemberian vaksinasi bisa dilakukan karena izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization) resmi yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Senin (11/1/2021).

"EUA sudah keluar dari BPOM semalam. Jadi vaksinasi sudah bisa dilakukan," jelasnya.

Tidak hanya para nakes, sejumlah petugas publik juga menjadi penerima vaksinasi. Penerima vaksinasi kata Didi dibagi 4 tahap sama halnya dengan tahapan nasional.

Pada tahap pertama rentang Januari-April 2021, vaksinasi diperuntukkan bagi tenaga medis. Lalu tahap kedua tahap kedua pada Januari-April 2021, petugas pelayanan seperti, karyawan bandara, Polri/TNI, Damkar dan lainnya.

Baca Juga: Mantap! Vaksin COVID-19 Sinovac Sudah Sampai Kota Bogor, Disimpan di Gudang

Tahap ketiga pada April 2021-Maret 2022, diprioritaskan bagi masyarakat yang rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi.

Terakhir, tahap keempat pada April 2021-Maret 2022 terhadap masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya dengan pendekatan kluster sesuai dengan ketersediaan vaksin.

"Meskipun bulannya sama namun tahap-tahap tersebut terdiri dari sasaran yang berbeda," tutup Didi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait