alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gagal Memperkosa, Pria di Batam Cangkul Kepala Korban Hingga 5 Kali

M Nurhadi Senin, 02 November 2020 | 20:23 WIB

Gagal Memperkosa, Pria di Batam Cangkul Kepala Korban Hingga 5 Kali
Ilustrasi cangkul. [Shutterstock]

Pelaku yang hingga saat ini masih dalam pencarian polisi itu secara sadis mencangkul kepala korban hingga lima kali karena gagal memperkosa korban.

SuaraBatam.id - Seorang perempuan berinisial PA (17) mengalami luka sangat parah di bagian kepala usai mendapat penganiayaan dari seorang pria tak dikenal, Minggu (1/10/2020) malam. 

Pelaku yang hingga saat ini masih dalam pencarian polisi itu secara sadis mencangkul kepala korban hingga lima kali karena gagal memperkosa korban.

Seorang wanita terluka parah di bagian kepalaPria sadis itu mencangkul kepala wanita itu hingga lima kali, karena gagal memperkosa.

Korban mengalami sejumlah luka robek menganga di bagian kepala leher dan pipinya. Hal ini setelah ia berontak dan melawan saat akan dilecehkan pria yang mengaku bernama Abdul itu.

Baca Juga: Gadis Batam Mau Diperkosa, Kepalanya Dipacul Hingga Robek karena Berontak

kepada polisi, PA mengaku sempat minta tumpangan ke pria itu. Ia hendak menuju rumah adik iparnya di kawasan Marina. Polisi mengatakan PA saat itu dari kawasan Barelang.

Kapolsek Sekupang, AKP Yudi Arvian menuturkan, PA sempat diantar pria itu hingga rumah saudaranya, namun saat itu tidak ada orang.

Kemudian pria tersebut lantas membawa PA ke kawasan pemancingan tak jauh dari lokasi malam itu. Di lokasi itu, PA digerayangi dan akan ditelanjangi.

Korban lantas memberontak dan melawan. Nahas, saat ia berteriak Abdul mendadak mencangkul kepala PA hingga berdarah-darah. Hingga saat ini polisi masih mendalami identitas sebenarnya dari pria yang mengaku bernama Abdul tersebut.

Diduga pelaku adalah petani atau warga setempat. Saat itu dari pengakuan PA ke polisi, Abdul memang tengah membawa cangkul di sepeda motor Beat tersebut.

Baca Juga: Eks Jenderal Bintang Tiga Diduga Jadi Beking Geng Moge, Dituntut Minta Maaf

"Kejadiannya sekitar pukul 19.00 WIB, Minggu 1/11/2020). Karna korban menolak dan berteriak, lalu pelaku mencangkul kepala korban sebanyak 5 kali," kata Yudi, Senin (2/11/2020).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait