Indeks Terpopuler News Lifestyle

3 Anak di Bintan Positif COVID-19, Tertular Dari Klaster Garuda Indonesia

M Nurhadi Jum'at, 31 Juli 2020 | 16:08 WIB

3 Anak di Bintan Positif COVID-19, Tertular Dari Klaster Garuda Indonesia
Ilustrasi pandemi Covid-19. (Pixabay)

"RW merupakan klaster Garuda karena bersangkutan terkonfirmasi positif Covid-19 akibat terpapar dengan penumpang lainnya di maskapai itu. Begitu juga tiga anak-anak dan balita itu juga terpapar dari RW," ujar Gama.

SuaraBatam.id - Terjadi penambahan kasus pasien positif virus corona di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Tercatat, dari lima pasien positif COVID-19 baru, pada Kamis (30/7/2020), tiga diantaranya berasal dari klaster maskapai Garuda Indonesia

Ketiga pasien tersebut masih anak-anak, bahkan satu diantaranya masih balita. Masing-masing yakni RA berusia 2 tahun, RAS berusia 5 tahun dan RR berusia 6 tahun.

Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bintan, dr Gama AF Isnaeni menyampaikan, tiga orang anak-anak dan balita tersebut terpapar Covid-19 dari RW (43) yang merupakan salah satu dari 18 penumpang Garuda Indonesia asal Bintan.

"RW merupakan klaster Garuda karena bersangkutan terkonfirmasi positif Covid-19 akibat terpapar dengan penumpang lainnya di maskapai itu. Begitu juga tiga anak-anak dan balita itu juga terpapar dari RW," ujar Gama, melansir Batam News (jaringan Suara.com).

Salah satu pasien, yakni RR merupakan anak kandung RW. Sedangkan RAS dan RA merupakan keponakannya RW. Ketiga pasien positif diketahui memiliki kontak erat dengan RW yang merupakan pasien kasus ke 9 positif Covid-19 di Bintan.

"Ketiganya juga berasal dari Kijang atau sama tinggalnya dengan RW. Ketiganya sudah dibawa ke RSUP Raja Ahmad Tabib (RAT) Kepri di Batu 8 Kota Tanjungpinang untuk diisolasi," katanya, Kamis (30/7/2020).

Sementara, dua pasien lain yang juga terkonfirmasi positif Covid-19 tidak pernah berkontak dengan kasus 9 maupun lainnya. Namun hasil PCR dan dinyatakan positif di hari yang sama. Dua pasien tersebut salah satunya merupakan lansia yaitu MY yang berusia 73 tahun asal Kecamatan Gunung Kijang dan PH berusia 43 tahun yang berdomisili di Jalan Barek Motor, Kijang, Kecamatan Bintan Timur.

"Dua pasien ini sudah diisolasi juga. Sekarang kita sedang telusuri dari mana mereka terpapar virus tersebut," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait