Anggota Manggala Agnimemadamkan kebakaran hutan di kawasan hutan lindung Taman Lestari di Batam, Senin (9/2/2026). [ANTARA FOTO/Teguh Prihatna/agr]
Baca 10 detik
- Dinas Kesehatan Kota Batam mencatat 7.245 kasus ISPA pada Agustus 2026, naik 19,5 persen dari Juli.
- Lonjakan kasus di Batam disebabkan oleh penurunan kualitas udara akibat kebakaran hutan seluas 35 hektare.
- Warga diimbau mengurangi aktivitas luar ruangan, memakai masker khusus, serta segera berobat ke fasilitas kesehatan.
Selain itu, sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya paparan asap dan udara tidak sehat terus dilakukan, dengan meningkatkan kewaspadaan terutama terhadap kelompok masyarakat yang rentan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
Terkini
-
Kasus ISPA di Batam Meningkat Efek Kabut Asap Karhutla
-
5 Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam Batal Buntut Erupsi Anak Krakatau
-
Lewat Kinerja Triwulan II 2026, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun dan Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan
-
BRImo Taiwan Resmi Hadir, BRI Perkuat Layanan Perbankan bagi PMI dan Diaspora