Ia tetap membantah adanya penyisihan barang bukti sabu tersebut.
Pengawasan Ketat dari Kejaksaan
Dalam menghadapi perkara besar yang melibatkan aparat kepolisian ini, pihak Kejaksaan Negeri Batam menegaskan bahwa proses hukum akan terus dikawal ketat tanpa ada diskriminasi.
Iqram menegaskan bahwa para terdakwa yang merupakan mantan anggota kepolisian tidak mendapatkan perlakuan istimewa selama proses persidangan, termasuk di ruang tahanan.
"Tidak ada perlakuan khusus. Semua terdakwa diperlakukan sesuai prosedur yang berlaku. Proses pembuktian akan dilakukan sebaik mungkin dengan menghadirkan saksi-saksi yang kredibel," tegas Iqram.
Sidang yang berlangsung dari pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB, kemudian diskors untuk istirahat buka puasa dan dilanjutkan kembali pukul 19.45 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
PLN Batam Diapresiasi atas Respons Cepat, BP Batam Turun Langsung Dampingi Dunia Usaha
-
Viral Blackout Batam Selama 3 Hari Disengaja, PLN Buka Suara
-
Batam Blackout: Penyebab Diduga Hewan Liar Masuk Gardu, PLN Siapkan Kompensasi
-
Pemadaman Listrik Total, Harga Kamar Hotel di Batam Tembus Rp34 Juta per Malam
-
Batam Blackout, Baru Sejumlah Wilayah Menyala Setelah 14 Jam Tanpa Listrik