SuaraBatam.id - Pasar murah di Batam akan digelar di berbagai kecamatan mulai 17 Maret 2025 hingga 21 Maret 2025. Kegiatan ini diadakan oleh Pemkot Batam dalam rangka pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad, mengatakan bahwa operasi pasar murah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Pengendalian inflasi merupakan prioritas utama pemerintah daerah. Insya Allah kita pastikan kestabilan harga bahan pokok, terutama menjelang Idul Fitri,” ujar Amsakar Achmad, dikutip dari Antara, Kamis (13/03/2025).
Adapun jadwal pasar murah di Batam dimulai pada 17 Maret 2025 di Kecamatan Sagulung dan Kecamatan Batuaji. Kemudian, kegiatan berlanjut pada 18 Maret 2025 di Kecamatan Sekupang dan Kecamatan Lubukbaja.
Operasi pasar murah berikutnya dijadwalkan pada 19 Maret 2025 di Kecamatan Sungai Beduk dan Kecamatan Sagulung. Pada 20 Maret 2025, kegiatan ini akan digelar di Kecamatan Batuampar dan Kecamatan Bengkong.
Terakhir, pada 21 Maret 2025, pasar murah akan diadakan di Kecamatan Batam Kota dan Kecamatan Nongsa. Masyarakat diharapkan memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih rendah dari harga pasar.
Selain menggelar pasar murah, Pemkot Batam juga melakukan berbagai upaya lain untuk mengatasi inflasi.
Pemantauan harga bahan pokok dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Ketahanan Pangan.
Selain itu, Satgas Pangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai pasar untuk memastikan harga tetap stabil.
Baca Juga: Jangan Ketinggalan, Ini 2 Lokasi Pasar Murah di Tanjungpinang Jelang Idul Adha
“Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan Asosiasi Distributor Kota Batam serta para pemangku kepentingan terkait. Selain itu, Pemkot Batam juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait ketersediaan bahan pokok menjelang Idul Fitri untuk mencegah panic buying,” jelas Amsakar.
Inflasi Batam
Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, inflasi bulanan pada Februari 2025 tercatat sebesar 0,03 persen (mtm), menurun dari Januari 2025 yang sebesar 0,87 persen (mtm).
Namun, inflasi tahunan (yoy) mengalami kenaikan dari 2,54 persen pada Januari 2025 menjadi 2,88 persen pada Februari 2025.
Tantangan utama dalam pengendalian inflasi di Batam meliputi keterlambatan pengiriman dan kondisi cuaca yang memengaruhi ketersediaan stok dari daerah pemasok.
Namun, berbagai langkah strategis terus dilakukan oleh Pemkot Batam untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan menjaga kestabilan harga.
Berita Terkait
-
Jangan Ketinggalan, Ini 2 Lokasi Pasar Murah di Tanjungpinang Jelang Idul Adha
-
Beras dan Cabai Penyebab Inflasi di Batam, Pemkot Sediakan Pasar Murah Jelang Ramadan
-
Harganya Lagi Mahal, Warga Batam Serbu Beras dan Elpiji di Pasar Murah Bengkong Sadai
-
Catat Tanggalnya, Pemko Batam Buka Pasar Murah di Bengkong dan Fasum Villa Pesona Asri
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen