SuaraBatam.id - Seorang penghuni kos-kosan di wilayah Bengkong Asmara, Bengkong, Kota Batam ditemukan tewas di kamarnya pada Kamis pagi. Penemuan jasad pria yang diketahui bernama A ini pertama kali diketahui oleh penghuni kos lain yang sedang menyapu di sekitar lokasi kejadian.
Menurut Ahmad, salah satu saksi di lokasi kejadian, korban ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB. Saat ditemukan, korban masih dalam keadaan tergantung dan di sampingnya ditemukan sepucuk surat yang ditujukan untuk sang istri yang berada di Singapura.
"Isinya surat itu permohonan maaf atas semua kesalahan korban dan permohonan maaf karena korban mengakhiri hidupnya," ujar Ahmad, dikutip dari Batamnews--jaringan suara.com.
Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Bengkong beserta tim Inafis Polresta Barelang langsung melakukan olah TKP setelah mendapatkan laporan.
"Setelah olah TKP, mayat korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri," kata Ahmad.
Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir melalui Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Marihot membenarkan adanya aksi gantung diri di wilayah Bengkong.
"Hingga berita ini dimuat, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian terkait motif korban melakukan aksi terlarang tersebut, namun Polisi belum memberikan keterangan lebih lanjut," ujar Iptu Marihot.
Kasus bunuh diri ini menambah daftar panjang kasus serupa di Batam. Dalam beberapa pekan terakhir, sudah beberapa kasus bunuh diri yang terjadi di Batam, dengan motif yang beragam.
Beberapa hari sebelumnya diberitakan seorang pria juga mengakhiri hidupnya di jembatan Barelang. Selain itu, di daerah lain, di Kabupaten Karimun baru-baru ini dilaporkan dua orang ditemukan mengakhiri hidupnya di rumah.
Baca Juga: Dua Hari Pencarian, Jasad Pemuda di Jembatan Barelang Ditemukan di Pulau Kasu
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Tag
Berita Terkait
-
Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam
-
PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Polda Kepri Resmi Larang Personel Gunakan Rokok Elektrik
-
Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik
-
Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy
-
KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi
-
AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan