SuaraBatam.id - Kementerian Agama (Kemenag) Kepulauan Riau (Kepri) melalui Satgas Halal terus menyosialisasikan program sertifikat halal gratis kepada pelaku usaha mikro dan kecil (UMKM).
Sekretaris Satgas Halal Kepri, Titik Hindon, menyatakan bahwa salah satu kriterianya adalah tidak menggunakan bahan kritis yang berasal dari daging, karena asal-usul dan cara penyembelihan daging sapi atau ayam harus memenuhi syariat Islam agar dianggap halal.
"Perlunya sertifikasi halal karena daging yang tidak dipotong sesuai syariat Islam akan memiliki tingkat higienis yang berbeda," jelas Titik di Tanjungpinang, Kepri, dikutip dari Antara.
Titik menyebutkan bahwa pada tahun 2023, total ada 13 ribu UMKM di Kepri yang mendapatkan sertifikat halal gratis dari target kuota 8.188. Namun, untuk tahun 2024, pendataan masih dilakukan di tujuh kabupaten/kota di Kepri.
Berikut adalah kriteria dan cara mendapatkan sertifikat halal gratis untuk UMKM di Kepri:
Kriteria:
- Tidak menggunakan bahan kritis seperti daging sapi atau ayam yang harus dipastikan asal, cara, dan tempat penyembelihannya halal dan sesuai syariat Islam.
- Telah beroperasi minimal 1 tahun.
- Memiliki nomor induk berusaha (NIB).
- Memiliki omzet maksimal Rp500 juta per tahun.
- Memiliki maksimal 1 outlet usaha.
Cara Mendapatkan:
- Daftar online melalui website ptsp.halal.go.id.
- Siapkan data seperti KTP, produk halal, dan NIB.
- Gunakan pendamping halal yang disediakan untuk membantu proses pengurusan sertifikat halal.
- Ikuti tutorial di website ptsp.halal.go.id untuk panduan lebih lengkap.
Berita Terkait
-
Kemenag Pastikan Layanan Legalisasi Buku Nikah Tetap Buka Meski ASN WFH Setiap Jumat
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Bos Gema Shafa Marwa hingga Aero Globe Indonesia
-
WFH ASN Bukan Work From Anywhere, Kemenag Tegaskan Pegawai Harus Standby di Rumah
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kabar Duka: Eks Direktur Politeknik Negeri Batam Meninggal saat Bersepeda
-
Rebranding dan Transformasi Bawa BRI Masuk Jajaran 500 Merek Paling Bernilai Dunia
-
Harga Plastik Naik, Warga Batam Diajak Gunakan Tas Ramah Lingkungan
-
Perkuat Akses Kesehatan Inklusif, BRI Gelar Pemeriksaan Gratis bagi Ribuan Masyarakat
-
Pelaksanaan PPDB Madrasah 2026 di Batam Diawasi Ombudsman