SuaraBatam.id - Badai angin puting beliung menjadi salah satu potensi bahaya yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem di Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), yang diprediksikan oleh BMKG akan terjadi pada 2-4 Juni 2024.
Selain hujan deras dan angin kencang, fenomena puting beliung juga patut diwaspadai masyarakat di Pulau Bunguran, Pulau Serasan, dan Pulau Subi.
Menurut Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Ranai, Feriomex Hutagalung, kondisi ini disebabkan oleh pertemuan angin di wilayah Utara Pulau Kalimantan yang berimbas pada Kepulauan Natuna, sehingga pertumbuhan awan-awan berpotensi meningkat dan berpotensi memicu puting beliung.
"Di periode tersebut berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang," ujar Feriomex dilansir dari Antara, 2 Juni 2024.
BMKG mengimbau masyarakat Natuna untuk selalu berhati-hati dalam beraktivitas dan selalu mencari informasi terkait cuaca terbaru di Natuna.
"Cuaca ekstrem bisa memicu terjadinya bencana hidrometeorologi," ujar Feriomex.
Sementara itu, warga Natuna, Roza, berharap agar Pemkab Natuna juga mengeluarkan imbauan melalui camat di setiap wilayah.
"Bukan sekadar imbauan biasa, tapi lengkap dengan jenisnya, penyebab dan cara melindungi diri," ucap Roza.
Ia juga berharap masyarakat mulai gencar melakukan gotong royong lingkungan agar pada saat terjadi hujan saluran air tidak tersumbat.
Baca Juga: Warga Mengeluh, Bantuan Bencana Puting Beliung di Karimun Dinilai Tidak Adil
"Hal penting lainnya membersihkan dan memperbesar jalannya air, agar tidak keluar atau meluber ke pemukiman warga," ujar dia.
Berita Terkait
-
Sindrom Ring of Fire: Mengapa Gempa Jepang Bikin Kita Refleks Panik?
-
Jepang Diguncang Gempa Dahsyat M 6,8, Apakah Berdampak ke Indonesia? Ini Kata BMKG
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar Hari Ini: Bandung dan Bandar Lampung Hujan Lebat
-
BMKG Prediksi Jakarta Kian Gerah pada September-Oktober Akibat Musim Kemarau dan El Nino
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar