SuaraBatam.id - Keputusan Amsakar Achmad untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Batam melalui DPP Partai Nasdem menuai kontroversi. Langkah wakil wali kota Batam itu dikritik keras karena dianggap melanggar mekanisme internal Partai Nasdem dan mencederai wibawa DPW Nasdem Kepulauan Riau.
Melansir Batamnews--jaringan suara.com, Ketua Tim Penjaringan DPW Partai Nasdem Kepri, Suhadi, menjelaskan bahwa sesuai aturan partai, calon kepala daerah harus dijaring oleh pengurus DPD dan kemudian diteruskan ke DPW sebelum sampai ke tingkat pusat.
Selain itu, Fernando Emas, Direktur Rumah Politik Indonesia, menilai tindakan Amsakar arogan dan berpotensi memecah belah Partai Nasdem.
"Walaupun dia Ketua DPD atau DPW, tetap harus mengikuti prosedur. DPP harus tegas menegakkan aturan partai," tegas Fernando.
Fernando mencurigai dua motivasi di balik langkah Amsakar. Pertama, ingin menunjukkan kekuatan jaringan di pusat. Kedua, mungkin tidak yakin mendapat rekomendasi dari Nasdem, apalagi ada isu dia mendekati partai lain.
"Konflik ini bisa jadi alibi untuk keluar dari Nasdem," tambahnya.
Amsakar sendiri menjabat Wakil Wali Kota Batam bersama H. Muhammad Rudi sejak 2016. Namun, menjelang Pilwako Batam 2024, beredar surat pengunduran dirinya dari Nasdem tertanggal 15 April 2024.
Fernando menilai, "Kalau sudah mundur, seharusnya jelas dan tidak ada lagi perdebatan publik soal pencalonan."
Berita Terkait
-
Marlin Agustina Saingan, Amsakar Achmad Batal Ambil Formulir Pendaftaran Bacalon Wali Kota Batam di Nasdem
-
Amsakar Achmad Ambil Formulir Pendaftaran Calon Wali Kota Batam di Tiga Partai
-
Baliho Bakal Calon Pilkada Batam Mulai Bermunculan, KPU: Masih Sosialisasi
-
Alasan Partai Golkar Nyatakan Dukungan ke Amsakar Achmad Maju di Pilkada Batam
-
Amsakar Achmad: Batam Siap Terima Pengungsi Rohingya, Pertimbanganya Apa?
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak