SuaraBatam.id - Masyarakat Batam kini dapat mengirim barang langsung ke China dengan lebih mudah dan hemat melalui pelayaran Direct Call perdana rute Batam-China.
Direct Call merupakan pelayaran langsung peti kemas dari Pelabuhan Batu Ampar Batam ke pelabuhan di China tanpa singgah di pelabuhan lain. Hal ini tentu akan menghemat waktu dan biaya logistik.
Kapal MV SITC Hakata menjadi kapal perdana yang melayani rute ini, membawa 168 kontainer dari China ke Batam dan 100 kontainer dari Batam ke China.
Kapal dengan kapasitas 1.000 TEuS ini pun siap menampung muatan yang lebih besar.
Melansir Batamnews, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi telah mendatangkan Ship to Shore (STS) Crane pada tahun lalu, tahun ini pelayaran Direct Call perdana, rute Batam-China resmi dibuka.
Dengan demikian, ekspor dan impor yang sebelumnya melalui Singapura, saat ini sudah bisa langsung menuju China.
Pelayaran langsung ini, dioperasikan oleh Shandong International Transportation Corporation (SITC) China.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Rudi mengapresiasi atas pembukaan Direct Call Batam-China ini.
"Bukan berapa jumlah kapal ke China hari ini, tapi tugas kita bagaimana kita mempersiapkan barang untuk diberangkatkan ke sana dan daerah lainnya. Kalau barang semakin banyak, maka semakin banyak linenya ke daerah lain," ujarnya.
Baca juga:
Batam Waspada! Kasus Demam Berdarah di Singapura Melonjak
Jarang-jarang, Harga Cabai di Batam Turun Jelang Idul Fitri, Warga Bisa Serbu Pasar Ini
Muhammad Rudi berpesan agar PT Persero untuk mempermudah segala pelayanan di pelabuhan.
"Kalau barang sudah ada, pelayarannya juga sudah ada, ditambah dengan pelayanan yang tidak berbelit, maka orang akan melihat Batam sebagai tempat pengiriman barang. Maka target 2 juta TEuS per tahun, ini akan bisa dicapai," imbuhnya.
Direktur Utama PT. Persero Batam, Arham S. Torik mengatakan, pelayaran langsung ke China ini akan rutin satu kali dalam seminggu.
Berita Terkait
-
Jadwal Berbuka di Batam Hari ini 4 April 2024
-
Batam Waspada! Kasus Demam Berdarah di Singapura Melonjak Dua Kali Lipat
-
Jarang-jarang, Harga Cabai di Batam Turun Jelang Idul Fitri, Warga Bisa Serbu Pasar Ini
-
Jadwal Imsak di Batam Hari ini, 1 April 2024
-
Jadwal Berbuka Puasa Hari ini di Batam 31 Maret 2024
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin
-
Semangat Merah Putih di Asian Games 2026, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia
-
Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar